Home » » Sukses Mimpin Gojek, Kini Mimpin Pendidikan

Sukses Mimpin Gojek, Kini Mimpin Pendidikan


______________________________________________________________

Menteri pendidikan Indonesia, Nadiem Makarimm, Bos Gojek

Indonesia memiliki menteri pendidikan yang bukan sarjana pendidikan, bahkan bukan seorang profesor. Tetapi, beliau adalah seorang pebisnis sukses. Sukir dan Bakir bukan pengamat, tapi sedikit paham tentang dunia pendidikan. Berikut dialog mereka berdua.

"Kok bisa ya menteri pendidikan bukan dari orang pendidikan?" kata Bakir. "Seharusnya pernah jadi guru atau dosen?"

"Cara pandangmu keliru, Kir. Pak menteri itu tidak akan mengajar di kelas, tapi akan memimpin orang-orang yang berkecimpung di dunia pendidikan."

"Paham. Tetapi, kalau dia sendiri tidak pernah merasakan dan tidak paham dunia pendidikan? Bagaimana?"

"Menteri sebelumnya orang pendidikan, kan? Banyak yang tidak puas."

"Apalagi bukan orang pendidikan...!!"

baca juga: Tertipu Label Sekolah Sunnah

"Kepemimpinan, Kir. Memimpin itu butuh skill kepemimpinan. Kita semua tahu bagaimana track record Pak menteri memimpin perusahaan Gojek. Banyak pihak yang bisa ikut andil di Gojek. Itu karena skill kepemimpinan beliau."

"Bisnis itu memang dunia beliau? Ini dunia pendidikan."

"Beliau akan mendengar nasehat pakar pendidikan selama seraus hari prtama. Orang yang sudah berpengalaman memimpin perusahaan, akan cepat memahami bagaimana memimpin suatu perusahaan atau organisasi."

"Sepakat. Ibarat orang yang terbiasa hidup sehat, pasti tahu bagaimana menjaga kesehatan. Tetapi, setelah badan sehat, mau ngapain?"

"Maksudmu?"

"Semua orang yang berkecimpung di dunia pendidikan ini akan dipimpin beliau. Organisasinya akan sehat. Tetapi akan dibawa kemana pendidikan di negeri ini?"

"Para pakar akan menyampaikan pada beliau tentang tujuan pendidikan negeri ini."

"Mencetak pebisnis, mencetak karyawan?"

Diam.

"Yang dididik itu anak manusia, bukan robot pencetak uang. Beliau belajar di luar negeri, pulang ke Indonesia jadi pebisnis dan sukses. Kita belum mendengar, manusia seperti apa yang akan dilahirkan oleh sistem pendidikan di negeri ini? Manusia pencetak uang atau manusia ... ... yang lebih dari itu?"

"Tapi beliau punya pengalaman mampu memberi kesempatan orang banyak untuk terlibat dalam perusahaannya. Ini kesempatan bagi semua orang yang berkecimpung di dunia pendidikan untuk terlibat berperan menjalankan pendidikan di negeri ini."

"Kita lihat saja nanti."

______________________________________________________________

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Disclaimer for Kumpulan Cerita Tentang Kehidupan

If you require any more information or have any questions about our site's disclaimer, please feel free to contact us by email at bisnissun@gmail.com.

Disclaimers for www.ladangcerita.com/:

All the information on this website is published in good faith and for general information purpose only. www.ladangcerita.com/ does not make any warranties about the completeness, reliability and accuracy of this information. Any action you take upon the information you find on this website (www.ladangcerita.com/), is strictly at your own risk. www.ladangcerita.com/ will not be liable for any losses and/or damages in connection with the use of our website.
From our website, you can visit other websites by following hyperlinks to such external sites. While we strive to provide only quality links to useful and ethical websites, we have no control over the content and nature of these sites. These links to other websites do not imply a recommendation for all the content found on these sites. Site owners and content may change without notice and may occur before we have the opportunity to remove a link which may have gone 'bad'.
Please be also aware that when you leave our website, other sites may have different privacy policies and terms which are beyond our control. Please be sure to check the Privacy Policies of these sites as well as their "Terms of Service" before engaging in any business or uploading any information.

Consent

By using our website, you hereby consent to our disclaimer and agree to its terms.

Update

This site disclaimer was last updated on: Saturday, March 30th, 2019
· Should we update, amend or make any changes to this document, those changes will be prominently posted here.