Thursday, 20 June 2019

Sekolah Pelayaran di Kabupaten Tak Berpantai

CERPEN PENDIDIKAN, Pendidikan, potret pendidikan Indonesia,

Pagi-pagi sekali Dullun sudah memulai diskusi dengan Dulla. Dia memang menjadi pemerhati isu-isu nasional beberapa hari terakhir ini. "La, kamu tahu kabupaten Bondowoso?"

"Yang terkenal sebagai Kota tape itu?"

"Iya, betul. Kebayang tidak, jika anak-anak di sana ingin sekolah di SMK Pelayaran?"

BACA JUGA:
Kelebihan dan Kekurangan Sistem Zonasi

"Kenapa? Kan tinggal daftar saja."

"Sistem Zonasi kan, PBDBnya sesuai daerah. Dimana lautnya?"

"HahahHahaha... Ya, tidak segitunya. Pak menteri itu bukan orang bodoh. Pak menteri sudah mengadakan penelitian, sudah mengkaji bersama para ahli pendidikan, organisasi guru juga sudah diajak musyawarah."

"Kata siapa?"

"Barangkali?"

"Ngawur kamu."

"Biasanya kan begitu. Beberapa bulan lalu saya baca berita tentang munculnya wacana larangan membawa HP di sekolah di Canada. Diberitakan di situ, menteri pendidikan sudah musyawarah dengan banyak pihak, termasuk orang tua siswa. Saya yakin di Indonesia juga begitu."

"Buktinya di grup guru ramai dibahas. Banyak yang menentang."

"Ya, ndak tahu kalau begitu. Ya, bisa buat program pembuatan laut buatan biar di semua kabupaten ada lautnya."

"Ngaco kamu!"

"Zonasinya per provinsi paling."

"Paling."

No comments:

Post a Comment