Featured post

Menikahi Janda Kaya Untuk Biaya Kuliah

Ada orang ketuk pintu. Rian membuka kamar kostnya. Rupanya ibu kostnya, Bu Rahma. "Ibuk masak agak banyak, Nak Rian," katanya. &qu...

AYAH NABI IBRAHIM PEMBUAT BERHALA

AYAH NABI IBRAHIM PEMBUAT BERHALA
Ibrahim as lahir dari keluarga penyembah berhala. Bahkan ayah nabi Ibrahim as adalah seorang pembuat patung. Ayah Nabi Ibrahim percaya bahwa patung-patung yang dibuatnya adalah perantara hubungan manusia dengan Tuhannya. Ayah nabi Ibrahim membuat patung lalu dijual pada orang-orang untuk disembah.

Nabi Ibrahim dilahirkan pada tahun 2295 SM di negeri Mausul. Silsilah Nabi Ibrahim adalah Ibrahim bin Azzar bin Tahur bin Sarush bin Rauf bin Falish bin Tabir bin Shaleh bin Arfakhsad bin Syam bin Nuh. Itulah silsilah Nabi Ibrahim as. Ayah Nabi Ibrahim bernama Azzar. Ibrahim kecil dikaruniai kecerdasan yang luar biasa oleh Allah. Dikisahkan dalam Al Quran surat Al Anbiyaa' ayat 51 yang berbunyi "Dan sesungguhnya telah Kami anugerahkan kepada Ibrahim hidayah kebenaran sebelum (Musa dan Harun), dan adalah Kami mengetahui (keadaan)nya." Ketika Nabi Ibrahim mulai dewasa, Ibrahim mulai bertanya-tanya tentang Tuhan yang patut disembah. Saat itu raja Namrud yang berkuasa mengaku sebagai Tuhan dan tidak sedikit yang mempercayainya.

Baca juga: Nabi ibrahim dan empat ekor burung

Sebagai seorang rasul yang lahir di tengah masyarakat yang sama sekali tidak mengenal Allah, bahkan sang ayah pun pembuat patung yang disembah, tentu ini berat bagi Ibrahim as. Nabi Ibrahim as diberi suhuf (lembaran) oleh Allah yang isinya berupa adab, nasehat, dan hukum untuk kaumnya agar diajarkan oleh Nabi Ibrahim kepada mereka, termasuk kepada sang ayah si pembuat patung.

Dikisahkan dalam surat maryam ayat 42-49. Banyak hikmah yang bisa kita ambil dari kisah Nabi Ibrahim as dengan Ayah Nabi Ibrahim yang tertulis dalam kitab suci Al Quran ini.
42. Ingatlah ketika ia berkata kepada bapaknya; "Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat dan tidak dapat menolong kamu sedikitpun?

43. Wahai bapakku, sesungguhnya telah datang kepadaku sebahagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu, maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus.

44. Wahai bapakku, janganlah kamu menyembah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah.

45. Wahai bapakku, sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan ditimpa azab dari Tuhan Yang Maha Pemurah, maka kamu menjadi kawan bagi syaitan."
Pada ayat 42 Nabi Ibrahim as mengajak ayahnya untuk menggunakan akal logikanya. Ibrahim bertanya pada ayahnya kenapa benda yang tidak melihat, tidak mendenar, juga tidak bisa menolong ia sembah. Semestinya, yang disembah ialah yang lebih kuat, yang bisa menolong, bukan yang diciptakan dengan tangan manusia. Berikut tanggapan ayah nabi Ibrahim.
46. Berkata bapaknya: "Bencikah kamu kepada tuhan-tuhanku, hai Ibrahim? Jika kamu tidak berhenti, maka niscaya kamu akan kurajam, dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama."
Ayah Nabi Ibrahim mengusir Nabi Ibrahim. Ayah Nabi Ibrahim mengancam hendak merajam anaknya. Seakan tak ada lagi kasih sayang di hatinya untuk sang anak. Namun, Nabi Ibrahim membalasnya dengan ahlak mulia. Ia tidak marah atau membentak-bentak ayahnya. Melainkan ia balas dengan doa.
47. Berkata Ibrahim: "Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan memintakan ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku.

48. Dan aku akan menjauhkan diri darimu dan dari apa yang kamu seru selain Allah, dan aku akan berdoa kepada Tuhanku, mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdoa kepada Tuhanku."
Atas kesabaran dan doa Nabi Ibrahim as Allah karuniai beliau dua orang putra yang diangkat sebagai nabi.
49. Maka ketika Ibrahim sudah menjauhkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembah selain Allah, Kami anugerahkan kepadanya Ishak, dan Ya'qub. Dan masing-masingnya Kami angkat menjadi nabi. (dikisahkan juga dalam surat Al Anbiyaa' ayat 72)

Dalam surat At Taubah ayat 114 114. Dan permintaan ampun dari Ibrahim (kepada Allah) untuk bapaknya tidak lain hanyalah karena suatu janji yang telah diikrarkannya kepada bapaknya itu. Maka, tatkala jelas bagi Ibrahim bahwa bapaknya itu adalah musuh Allah, maka Ibrahim berlepas diri dari padanya. Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang yang sangat lembut hatinya lagi penyantun.
Itulah kisah ayah Nabi Ibrahim yang menolak ajakan Nabi Ibrahim.

Belum ada Komentar untuk "AYAH NABI IBRAHIM PEMBUAT BERHALA"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel