Home » » AYAH NABI IBRAHIM PEMBUAT BERHALA

AYAH NABI IBRAHIM PEMBUAT BERHALA


______________________________________________________________

ayah nabi ibrahim, nama ayah nabi ibrahim, sejarah nabi ibrahim, silsilah nabi ibrahim, nama istri nabi ibrahim, keturunan nabi ibrahim  mukjizat nabi ibrahim gelar nabi ibrahim
Nama Ibrahim terdapat dalam cerita nabi dan rasul. Ibrahim as. merupakan nabi keenam. Ibrahim as bukan hanya seorang nabi, tapi ia juga seorang rasul. Ibrahim as lahir dari keluarga penyembah berhala. Bahkan ayah nabi Ibrahim as adalah seorang pembuat patung. Ayah Nabi Ibrahim percaya bahwa patung-patung yang dibuatnya adalah perantara hubungan manusia dengan Tuhannya. Ayah nabi Ibrahim membuat patung lalu dijual pada orang-orang untuk disembah.

Nabi Ibrahim dilahirkan pada tahun 2295 SM di negeri Mausul. Silsilah Nabi Ibrahim adalah Ibrahim bin Azzar bin Tahur bin Sarush bin Rauf bin Falish bin Tabir bin Shaleh bin Arfakhsad bin Syam bin Nuh. Itulah silsilah Nabi Ibrahim as. Ayah Nabi Ibrahim bernama Azzar. Ibrahim kecil dikaruniai kecerdasan yang luar biasa oleh Allah. Dikisahkan dalam Al Quran surat Al Anbiyaa' ayat 51 yang berbunyi "Dan sesungguhnya telah Kami anugerahkan kepada Ibrahim hidayah kebenaran sebelum (Musa dan Harun), dan adalah Kami mengetahui (keadaan)nya." Ketika Nabi Ibrahim mulai dewasa, Ibrahim mulai bertanya-tanya tentang Tuhan yang patut disembah. Saat itu raja Namrud yang berkuasa mengaku sebagai Tuhan dan tidak sedikit yang mempercayainya.

Sebagai seorang rasul yang lahir di tengah masyarakat yang sama sekali tidak mengenal Allah, bahkan sang ayah pun pembuat patung yang disembah, tentu ini berat bagi Ibrahim as. Tidak jauh berbeda dengan kisah kisah nabi dan rasul yang lain. Dakwahnya mereka memang penuh tantangan. Nabi Ibrahim as diberi suhuf (lembaran) oleh Allah yang isinya berupa adab, nasehat, dan hukum untuk kaumnya agar diajarkan oleh Nabi Ibrahim kepada mereka, termasuk kepada sang ayah si pembuat patung.

Dikisahkan dalam surat maryam ayat 42-49. Banyak hikmah yang bisa kita ambil dari kisah Nabi Ibrahim as dengan Ayah Nabi Ibrahim yang tertulis dalam kitab suci Al Quran ini.
42. Ingatlah ketika ia berkata kepada bapaknya; "Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat dan tidak dapat menolong kamu sedikitpun?

43. Wahai bapakku, sesungguhnya telah datang kepadaku sebahagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu, maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus.

44. Wahai bapakku, janganlah kamu menyembah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah.

45. Wahai bapakku, sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan ditimpa azab dari Tuhan Yang Maha Pemurah, maka kamu menjadi kawan bagi syaitan."
Pada ayat 42 Nabi Ibrahim as mengajak ayahnya untuk menggunakan akal logikanya. Ibrahim bertanya pada ayahnya kenapa benda yang tidak melihat, tidak mendenar, juga tidak bisa menolong ia sembah. Semestinya, yang disembah ialah yang lebih kuat, yang bisa menolong, bukan yang diciptakan dengan tangan manusia. Berikut tanggapan ayah nabi Ibrahim.
46. Berkata bapaknya: "Bencikah kamu kepada tuhan-tuhanku, hai Ibrahim? Jika kamu tidak berhenti, maka niscaya kamu akan kurajam, dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama."
Ayah Nabi Ibrahim mengusir Nabi Ibrahim. Ayah Nabi Ibrahim mengancam hendak merajam anaknya. Seakan tak ada lagi kasih sayang di hatinya untuk sang anak. Namun, Nabi Ibrahim membalasnya dengan ahlak mulia. Ia tidak marah atau membentak-bentak ayahnya. Melainkan ia balas dengan doa.
47. Berkata Ibrahim: "Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan memintakan ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku.

48. Dan aku akan menjauhkan diri darimu dan dari apa yang kamu seru selain Allah, dan aku akan berdoa kepada Tuhanku, mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdoa kepada Tuhanku."
Atas kesabaran dan doa Nabi Ibrahim as Allah karuniai beliau dua orang putra yang diangkat sebagai nabi.
49. Maka ketika Ibrahim sudah menjauhkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembah selain Allah, Kami anugerahkan kepadanya Ishak, dan Ya'qub. Dan masing-masingnya Kami angkat menjadi nabi. (dikisahkan juga dalam surat Al Anbiyaa' ayat 72)

Dalam surat At Taubah ayat 114
114. Dan permintaan ampun dari Ibrahim (kepada Allah) untuk bapaknya tidak lain hanyalah karena suatu janji yang telah diikrarkannya kepada bapaknya itu. Maka, tatkala jelas bagi Ibrahim bahwa bapaknya itu adalah musuh Allah, maka Ibrahim berlepas diri dari padanya. Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang yang sangat lembut hatinya lagi penyantun.
Itulah kisah ayah Nabi Ibrahim yang menolak ajakan Nabi Ibrahim.

______________________________________________________________

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Disclaimer for Kumpulan Cerita Tentang Kehidupan

If you require any more information or have any questions about our site's disclaimer, please feel free to contact us by email at bisnissun@gmail.com.

Disclaimers for www.ladangcerita.com/:

All the information on this website is published in good faith and for general information purpose only. www.ladangcerita.com/ does not make any warranties about the completeness, reliability and accuracy of this information. Any action you take upon the information you find on this website (www.ladangcerita.com/), is strictly at your own risk. www.ladangcerita.com/ will not be liable for any losses and/or damages in connection with the use of our website.
From our website, you can visit other websites by following hyperlinks to such external sites. While we strive to provide only quality links to useful and ethical websites, we have no control over the content and nature of these sites. These links to other websites do not imply a recommendation for all the content found on these sites. Site owners and content may change without notice and may occur before we have the opportunity to remove a link which may have gone 'bad'.
Please be also aware that when you leave our website, other sites may have different privacy policies and terms which are beyond our control. Please be sure to check the Privacy Policies of these sites as well as their "Terms of Service" before engaging in any business or uploading any information.

Consent

By using our website, you hereby consent to our disclaimer and agree to its terms.

Update

This site disclaimer was last updated on: Saturday, March 30th, 2019
· Should we update, amend or make any changes to this document, those changes will be prominently posted here.