Asal Usul Sholawat Nariyah


______________________________________________________________

sholawat nariyah, shalawat nariyah mp3, sholawat nariyah mp3, bacaan sholawat nariyah, sholawat nariyah lirik, download sholawat nariyah, sholawat nariyah latin, sholawat nariyah dan artinya, teks sholawat nariyah, fadilah sholawat nariyah,
Sholawat Nariyah ini memang menjadi incaran banyak orang, khususnya pebisnis. Sholawat Nariyah sangat populer karena banyak kisah tentang faedah/manfaat jika rutin membacanya, yakni akan dilancarkan rizkinya, bahkan akan menjadi kaya. Karena itulah, banyak yang rutin membacanya (mengamalkannya).

BACA JUGA:
Kisah Utsman bin Affan ra, Sahabat Nabi yang Kaya, Tentang Faedah Surat Al Waqiah

Biasanya, sesuai tradisi, seseorang yang hendak mengamalkan Sholawat Nariyah harus mendapat ijazah/izin dari seorang guru/kyai/ulamak. Jika tanpa mendapat ijazah, asal mengamalkan saja, katanya percuma. Nah, pemberi ijazah biasanya memberikan cara-cara mengamalkan. Ada yang dibaca 11 kali setiap pagi, ada yang setiap selesai sholat fardhu, ada yang dibaca 4444 kali dengan berjamaah. Saya sendiri mengambil ijazah lewat kitab AL IMDAD, kitab kumpulan amalam ibadah Guru Sekumpul. Kata jamaah majlis beliau, setiap orang yang mempunya kitab AL IMDAD, sudah mendapat ijazah/izin dari Guru Sekumpul.

Namun, belakangan ini, khususnya di Indonesia mulai dihebohkan dengan hadirnya kelompok islam yang mengatakan bahwa Sholawat Nariyah itu tidak boleh dibaca karena itu termasuk bid'ah. Pelaku bid'ah masuk neraka. Ada yang mengatakan itu perbuatan syirik. Mereka mengatakan Sholawat Nariyah tidak jelas dari mana sumbernya.

Pernah ada penulis yang menulis begini di websitenya, "Saya dan tim ustadz sudah meneliti sumber sejarah tentang Sholawat Nariyah, tapi tidak ditemukan."

Berikut saya menemukan artikel di website NU Online tentang sumber asal Sholawat Nariyah.

sholawat nariyah, shalawat nariyah mp3, sholawat nariyah mp3, bacaan sholawat nariyah, sholawat nariyah lirik, download sholawat nariyah, sholawat nariyah latin, sholawat nariyah dan artinya, teks sholawat nariyah, fadilah sholawat nariyah,

Sumber

Syaikh Ali Jumah adalah seorang Mufti Mesir dan Syaikh Abdullah al-Ghummar adalah seorang ahli hadits di Maroko, tentulah keduanya tidak diragukan secara keilmuan. Keduanya terpercaya. Jika ada orang di jaman sekarang, apalagi orang Indonesia mengatakan tidak menemukan sumber sejarah Sholawat Nariyah, berarti dialah yang diragukan keilmuannya.

Sholawat Nariyah ini juga disebut sholawat Taziyah di Maroko.

Dari berbagai diskusi dengan kelompok yang menuduh Sholawat Nariyah tak ada sumbernya ini, sebenarnya, mereka bukan tidak menemukan sumber sejarah; bagi mereka, amalan ibadah itu kan harus dicontohkan Nabi Muhammad saw. Nah, jika mencari sumber sejarah yang menceritakan Nabi Muhammad saw. membaca Sholawat Nariyah, memang tidak ada. Wajarlah, kelompok mereka ini memang tekstualist, mereka tidak kontekstual dalam memahami naskah. Saya hormati perbedaan ini, kecuali sikap mereka yang merasa benar sendiri dan kebiasaan mereka menganggap yang tidak sepaham sebagai ahli neraka dan bukan saudara.

Sumber lain sejarah asal usul Sholawat Nariyah ada dalam buku karya Ibnu Sha'd: An-Najm Ats-Tsaqib (ditahqiq dan dicetak oleh Dr. Addibaji), pengarang Sholawat Nariyah, Syekh Ibrahim bin Muhammad bin Ali At-Tazi, adalah seorang wali di kota Tazah-Maroko. Makam beliau ada di Zawiyahya, Wahran/Oran Aljazair, namun kemudian dipindah ke Benteng Bani Rasyid.

Buku An-Najm Ats-Tsaqib ini ditulis oleh anak salah seorang murid Syeikh Ibrahim yang bernama Muhammad at-Tazi. Beliaulah yang mendapatkan langsung Sholawat Nariyah dari Syekh Ibrahim, yakni ketika keduanya bertemu, Syekh Ibrahim menulis Sholawat Nariyah dan mendoakan anaknya. Selengkapnya...

Memang ada yang mengatakan bahwa yang mengarang Sholawat Nariyah ini adalah salah seorang sahabat Nabi yang bernama Syekh Nariyah. Dari beberapa kitab sejarah, memang belum ada yang menemukan kisah tentang sahabat Nabi yang satu ini. Wallahua'lam.

______________________________________________________________

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Disclaimer for Kumpulan Cerita Tentang Kehidupan

If you require any more information or have any questions about our site's disclaimer, please feel free to contact us by email at bisnissun@gmail.com.

Disclaimers for www.ladangcerita.com/:

All the information on this website is published in good faith and for general information purpose only. www.ladangcerita.com/ does not make any warranties about the completeness, reliability and accuracy of this information. Any action you take upon the information you find on this website (www.ladangcerita.com/), is strictly at your own risk. www.ladangcerita.com/ will not be liable for any losses and/or damages in connection with the use of our website.
From our website, you can visit other websites by following hyperlinks to such external sites. While we strive to provide only quality links to useful and ethical websites, we have no control over the content and nature of these sites. These links to other websites do not imply a recommendation for all the content found on these sites. Site owners and content may change without notice and may occur before we have the opportunity to remove a link which may have gone 'bad'.
Please be also aware that when you leave our website, other sites may have different privacy policies and terms which are beyond our control. Please be sure to check the Privacy Policies of these sites as well as their "Terms of Service" before engaging in any business or uploading any information.

Consent

By using our website, you hereby consent to our disclaimer and agree to its terms.

Update

This site disclaimer was last updated on: Saturday, March 30th, 2019
· Should we update, amend or make any changes to this document, those changes will be prominently posted here.