Blogger Widgets

Featured post

Kisah Cinta Bidadari Tercantik, Ainul Mardhiah

Cerita cinta beda dunia ini terjadi pada seorang sahabat Nabi. Waktu itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sedang memberi semangat j...

Home » , , , , » Kisah Pengorbanan Cinta Sahabat Rasulullah saw.

Kisah Pengorbanan Cinta Sahabat Rasulullah saw.


______________________________________________________________


Oleh: Si Sun Rugyinsun

Kisah Sahabat Nabi, kisah hikmah, kisah inspiratif, kisah islam, Kisah Nyata,

Kisah pengorbanan cinta ini terjadi dizaman Rasulullah. Mereka adalah sahabat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam. Keduanya berasal dari suku Aus. Mereka adalah Handzhalah bin Abu Amir dan Jamilah. Keduanya adalah pengantin baru. Baru saja merasakan manisnya cinta. Kemesraan cinta menyelimuti keduanya.

Namun iman keduanya diuji dengan datangnya seruan jihad, seruan pada semua kaum muslimin untuk berperang. Sang pengantin baru, Handzhalah pun mendengar seruan tersebut. Berat tentunya meninggalkan istri tercinta yang baru ia nikahi. Tetapi, keindahan alam abadi jauh lebih indah dari alam fana ini.

Handzhalah segera bergabung dengan pasukan kaum muslimin hingga lupa tak sempat mandi junub. Sang istri, Jamilah, pun mendukung tekad sang suami. Ia berangkat ke bukit Uhud berperang dengan orang kafir. Jamilah, sang istri, menunggu di rumah. Dalam penantiannya ia tertidur dan bermimpi melihat suaminya terbang menuju langit. Langit terbuka, lalu tertutup lagi setelah Handzhalah masuk. Jamilah bahagia melihatnya, namun kebahagiaan tersebut segera sirna karena awan tiba-tiba datang membuatnya ketakutan.


Perang Uhud mengisahkan menyisakan cerita pilu bagi kaum muslimin karena sebagian sahabat tergiur keindahan harta rampasan perang (Ghanimah), akhirnya mereka tak sanggup melawan serangan musuh. Di awal pertempuran, kemenangan sudah tampak berada di tangan kaum muslimin, tetapi pasukan pemanah terburu-buru meninggalkan posnya. Pasukan orang kafir pun berbalik menyerang.

Handzhalah maju ke arah Abu Sufyan bin Harb dan berhasil mematahkan kaki kudanya. Abu Sufyan pun terjatuh. Namun ia ditolong oleh Syaddan bin Aswad. Ia berhasil membunuh Handzhalah, sang pengantin baru, dengan tombaknya. Banyak sahabat yang syahid dalam perang tersebut.

Rasulullah saw. mendapati jasad Handzhalah tergeletak bersimbah darah. Ada air menetes dari langit. Para sahabat heran dengan tetesan air tersebut. Sebagian dari mereka menyampaikan pada RAsulullah bahwa Handalah baru menikah. Tetapi air tersebut bukan tetesan air mata pengantin. Rasulullah saw. bersabda, "Sesungguhnya para malaikat sedang memandikannya." Berkat peristiwa tersebut ia dijuluki "Ghasilul Malaikah" yaitu orang yang dimandikan malaikat.

Jamilah tidak mengira mimpinya merupakan tanda perpisahannya dengan suami tercinta di dunia. Ia tidak mengira akan menjadi janda di hari pernikahannya. Ia mengira tafsir mimpinya petanda akan terjadi fitnah sehingga ia mengumpulkan para saksi dan meminta mereka untuk menyampaikan pada masyarakat bahwa ia telah menikah dengan Handzhalah. Namun, rupanya Yang Maha Penyayang memberinya gelar istri sang syuhada.

Syahidnya Handzhalah menambah daftar kebanggan suku Aus. Kabilah Aus selalu membangga-banggakannya. Kata mereka, "Dari golongan kami ada yang dimandikan malaikat, dialah Handzhalah bin Abu Amir. Ada yang jasadnya dilindungi lebah, dialah Ashim bin Tsabit. Ada juga yang kesaksiannya disetarakan dengan kesaksian dua orang. Dia adalah Khuzaimah bin Tsabit. Ada juga yang kematiannya mengguncang Arasy Allah. Dialah Saad bin Muadz."

______________________________________________________________

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.
 Mari Berdoa Agar Tambah Sukses

اللهم اكفني بحلالك عن حرامك وأغنني بفضلك عمن سواك

(Allahummak fini bihalalika ‘an haramika, waghnini bifadhlika ‘amman siwaka).

Artinya, “Ya Allah, berilah aku kecukupan dengan rezeki yang halal, sehingga aku tidak memerlukan yang haram, dan berilah aku kekayaan dengan karuniamu, sehingga aku tidak memerlukan bantuan orang lain, selain diri-Mu.”

Disclaimer for Kumpulan Cerita Tentang Kehidupan

If you require any more information or have any questions about our site's disclaimer, please feel free to contact us by email at bisnissun@gmail.com.

Disclaimers for www.ladangcerita.com/:

All the information on this website is published in good faith and for general information purpose only. www.ladangcerita.com/ does not make any warranties about the completeness, reliability and accuracy of this information. Any action you take upon the information you find on this website (www.ladangcerita.com/), is strictly at your own risk. www.ladangcerita.com/ will not be liable for any losses and/or damages in connection with the use of our website.
From our website, you can visit other websites by following hyperlinks to such external sites. While we strive to provide only quality links to useful and ethical websites, we have no control over the content and nature of these sites. These links to other websites do not imply a recommendation for all the content found on these sites. Site owners and content may change without notice and may occur before we have the opportunity to remove a link which may have gone 'bad'.
Please be also aware that when you leave our website, other sites may have different privacy policies and terms which are beyond our control. Please be sure to check the Privacy Policies of these sites as well as their "Terms of Service" before engaging in any business or uploading any information.

Consent

By using our website, you hereby consent to our disclaimer and agree to its terms.

Update

This site disclaimer was last updated on: Saturday, March 30th, 2019
· Should we update, amend or make any changes to this document, those changes will be prominently posted here.