Thursday, 14 February 2019

Di Saat Perang Pun Tetap Mengajar

Kisah Sahabat Ali, Sayyidina Ali Sahabat Nabi
Kisah perintah mengajar meskipun di medan perang ini saya dengar dari Mufti Ismail Ibn Musa Menk di salah satu videonya.

Beliau berkisah tentang peristiwa perang (Saya lupa namanya: Perang Khandaq atau Khaibar). Rasulullah saw. menunjuk Ali ra. sebagai panglima perang. Beliau berkata pada Ali ra., "Wahai Ali, jangan kamu pergi ke medan perang hanya membunuh musuh, ajarilah mereka tentang islam."
Bukankah orang berperang itu saling bunuh? Tetapi, Rasulullah saw. malah menyuruh sahabatnya mengajar di medan perang.

Kalau kita ingat film Ramayana dan Shinta, musuh mereka, Rahwana, punya saudara bernama Kumba Karna. Ia menjalani tapa tidur. Artinya ia orang suci yang kaya cinta. Tetapi saat ia diajak ke medan perang, ia habisi musuh. Orang-orang kaget dan menegurnya, tapi respon dia, "Tidak ada kasih sayang di medan perang, yang ada hanyalah kekejaman."

Musuh itu jahat pada kita. Tetapi, Rasulullah saw. ingin mengajari kita bahwa kemungkaran tak selalu diatasi dengan kekerasan. Melainkan dengan memahamkan mereka dengan pengajaran.

No comments:

Post a Comment