Pemimpin Yang Lebih Siaga Dari Sang Pengawal

Pemimpin Yang Lebih Siaga Dari Sang Pengawal

Membaca kisah Sa'ad ibn Abi Waqqash saat berjaga di kediaman Rasulullah saw. Atas inisiatif sendiri Sa'ad berjaga di kediaman Rasulullah saw karena keadaan mencekam menjelang kedatangan pasukan Ahzab ke Madinah.

Tiba-tiba Rasulullah saw. bersabda dengan suara agak dikeraskan, "Adakah lelaki shalih yang malam ini sudi menjaga kami?"

Saad menjawab, "Labbaika yaa Rasulallah! Di sini Sa'ad ibn Abi Waqqash berjaga untukmu!" Rasulullah keluar sejenak menemui Sa'ad, lalu masuk lagi setelah memberi nasehat dan arahan.

Tiba-tiba terdengar suara gemuruh di kejauhan. Sa'ad mengira itu pasukan musuh yang akan menyerang Madinah. Ia bergegas memacu kudanya menuju datangnya suara Itu.

Di tengah perjalanan, di kegelapan, ia melihat seorang lelaki menunggang kuda dari arah berlawanan. Sa'ad segera menyiapkan busur panah. Tetapi ternyata lelaki itu adalah Rasulullah saw. yang sudah mendahului Sa'ad memeriksa suara nenderu itu. "Tenangkan dirimu, hai Sa'ad, aku sudah memeriksanya. Dan itu hanya suara angin gurun."

Baca juga: Kisah Raja Sriwijaya dan Khalifah Umar bin Abdul Aziz

Teladan yang luar biasa.

Pertanyaan Rasulullah tentang lelaki shalih yang sudi menjaga beliau, rupanya bukanlah Rasulullah bermaksud mencari aman. Ternyata sebagai pemimpin beliau tidak enak-enakan tidur karena sudah ada yang menjaga. Tetapi tanggung jawab sebagai pemimpin tetap dilaksanakannya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak menyuruh ajudan atau pengawalnya, tetapi berangkat sendiri untuk memastikan keadaan.

Sungguh teladan yang luar biasa bagi seorang pemimpin. Seorang pemimpin akan ditanya di persidangan Allah nanti, maka patutkah seorang pemimpin mengatakan, "Saya belum dapat laporan dari bawahan"? Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sudah memberi contoh.

0 Response to "Pemimpin Yang Lebih Siaga Dari Sang Pengawal"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel