Blogger Widgets

Featured post

Kisah Cinta Bidadari Tercantik, Ainul Mardhiah

Cerita cinta beda dunia ini terjadi pada seorang sahabat Nabi. Waktu itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sedang memberi semangat j...

Home » , , » Kisah Nyata: Uang atau Kebahagiaan?

Kisah Nyata: Uang atau Kebahagiaan?


______________________________________________________________


Oleh: Si Sun Rugyinsun
Kisah, Kisah nabi adam, kisah malam pertama, kisah 25 nabi dan rasul, kisah nabi yusuf, kisah nabi muhammad, kisah inspiratif

Kisah Nyata. Mana yang lebih dibutuhkan, uang atau kebahagiaan? Tentu keduanya sama-sama dibutuhkan. Tetapi, pada kenyataannya tidak semua orang bisa merasakannya.

Ada yang merasa mendapat bayaran lebih dari kebutuhan, tetapi dia berusaha mencari pekerjaan lain atau buka usaha sendiri. Alasannya, jam kerja terlalu panjang, ada yang karena kerjanya terlalu berat, ada yang karena tinggal di tempat yang menurut dia tudak layak (di pertambangan). Jika menghabiskan waktu hanya untuk bekerja, katanya, itu sama dengan mesin uang: bisa menghasilkan banyak uang, tapi tidak bisa menikmatinya.
Banyak cerita dalam video tersebut tentang bagaimana orang-orang China hidup di Mesir. Yang ingin saya sampaikan ialah cerita perbedaan kebiasaan bangsa Arab Mesir dan orang-orang China yang tinggal dan mencari nafkah di sana.


Orang China terbiasa bekerja keras, hidupnya untuk bekerja: kerja, kerja, dan kerja. Sangat berbeda dengan orang Arab Mesir, pagi kerja, kalau sudah merasa mendapatkan cukup uang, mereka istirahat, nongkrong menikmati waktu senggang. Orang China mendapatkan banyak uang, sedangkan orang Arab bisa menikmati hidupnya.


Ada juga orang yang memilih berdagang selama beberapa bulan, lalu beberapa bulan berikutnya bersantai atau menikmati hasil jerih payahnya. Bagaimana dengan anda?



______________________________________________________________

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.
 Mari Berdoa Agar Tambah Sukses

اللهم اكفني بحلالك عن حرامك وأغنني بفضلك عمن سواك

(Allahummak fini bihalalika ‘an haramika, waghnini bifadhlika ‘amman siwaka).

Artinya, “Ya Allah, berilah aku kecukupan dengan rezeki yang halal, sehingga aku tidak memerlukan yang haram, dan berilah aku kekayaan dengan karuniamu, sehingga aku tidak memerlukan bantuan orang lain, selain diri-Mu.”

Disclaimer for Kumpulan Cerita Tentang Kehidupan

If you require any more information or have any questions about our site's disclaimer, please feel free to contact us by email at bisnissun@gmail.com.

Disclaimers for www.ladangcerita.com/:

All the information on this website is published in good faith and for general information purpose only. www.ladangcerita.com/ does not make any warranties about the completeness, reliability and accuracy of this information. Any action you take upon the information you find on this website (www.ladangcerita.com/), is strictly at your own risk. www.ladangcerita.com/ will not be liable for any losses and/or damages in connection with the use of our website.
From our website, you can visit other websites by following hyperlinks to such external sites. While we strive to provide only quality links to useful and ethical websites, we have no control over the content and nature of these sites. These links to other websites do not imply a recommendation for all the content found on these sites. Site owners and content may change without notice and may occur before we have the opportunity to remove a link which may have gone 'bad'.
Please be also aware that when you leave our website, other sites may have different privacy policies and terms which are beyond our control. Please be sure to check the Privacy Policies of these sites as well as their "Terms of Service" before engaging in any business or uploading any information.

Consent

By using our website, you hereby consent to our disclaimer and agree to its terms.

Update

This site disclaimer was last updated on: Saturday, March 30th, 2019
· Should we update, amend or make any changes to this document, those changes will be prominently posted here.