Home » , , , , , » Kisah Nyata: Raja Sriwijaya Ingin Belajar Agama Pada Umar bin Abdul Aziz

Kisah Nyata: Raja Sriwijaya Ingin Belajar Agama Pada Umar bin Abdul Aziz


______________________________________________________________

Kisah, Kisah nabi adam, kisah malam pertama, kisah 25 nabi dan rasul, kisah nabi yusuf, kisah nabi muhammad
Kisah Nyata. Belum saya temukan apa yang membuat Raja Sriwijaya, Sri Indrawarman, tertarik untuk mempelajari Islam hingga beliau dua kali kirim surat kepada Khalifah Bani Umayyah: kepada Muawiyah I dan kepada Khalifah umar bin Abdul Aziz. Mungkin karena akhlak umat Islam yang berdagang di wilayah kerajaan Sriwijaya, atau beberapa ajaran Islam yang sempat didengar oleh raja. Mungkin sja, wallahu a'lam bish showab. Surat Raja yang kedua didokumentasikan dalam buku Al-Iqdul Farid karya Abd Rabbih.

Pada masa itu memang sudah banyak pedagang dari Arab yang berdagang di wilayah kerajaan Sriwijaya. Tentu saja mereka juga membawa kabar tentang agama Islam. Sekitar tahun 625 M di kerajaan Sriwijaya sudah berdiri perkampungan Arab, tepatnya di pesisir pantai Sumatera. Kabar ini tertulis dalam dokumen kuno asal tiongkok.

baca juga: Tertipu Label Sekolah Sunnah

Setelah perjanjian hudaibiyah tahun 6 Hijriyah, Rasulullah saw. mengajak raja-raja, penguasa, pemimpin suku, dll. untuk memeluk islam. Dengan cara ini banyak yang berhasil. Mungkin saja (wallahu a'lam bish showab) ada surat yang ditujukan pada Raja Sriwijaya.

Ada satu hadits yang menyebut tentang suatu negeri yang mana diperkirakan ngeri tersebut adalah kerajaan Sriwijaya. Berikut haditsnya:
“…Pada zaman Nabi Muhammad Rasul Allah salla’llahu ‘alaihi wassalama tatkala lagi hajat hadhrat yang maha mulia itu, maka sabda ia pada sahabat baginda di Mekkah, demikian sabda baginda Nabi: “Bahwa sepeninggalku ada sebuah negeri di atas angin samudera namanya. Apabila ada didengar khabar negeri itu maka kami suruh engkau (menyediakan) sebuah kapal membawa perkakas dan kamu bawa orang dalam negeri (itu) masuk Islam serta mengucapkan dua kalimah syahadat. Syahdan, (lagi) akan dijadikan Allah Subhanahu wa ta’ala dalam negeri itu terbanyak daripada segala Wali Allah jadi dalam negeri itu“….
Di Sumatera juga ditemukan makam Syeikh Rukunuddin yang berada di Barus (Fansur). Diperkirakan syeikh tersebut adalah sahabat Rasulullah saw (sumber).

Sang Raja, Sri Indrawarman, tertarik untuk mempelajari agama yang berbeda dengan yang beliau anut tersebut. Mungkin itulah hidayah. Khalifah Umar bin Abdul Aziz pun merespon baik surat dari Raja Sriwijaya dan mengirim utusannya untuk mengajarkan Islam.

Berikut bunyi potongan surat Raja Sriwijaya:
Dari Rajadiraja...; yang adalah keturunan seribu raja ... kepada Raja Arab yang tidak menyekutukan tuhan-tuhan yang lain dengan Tuhan. Saya telah mengirimkan kepada Anda hadiah, yang sebenarnya merupakan hadiah yang tak begitu banyak, tetapi sekadar tanda persahabatan; dan saya ingin Anda mengirimkan kepada saya seseorang yang dapat mengajarkan Islam kepada saya, dan menjelaskan kepada saya hukum-hukumnya.
Raja Sriwijaya, Sri Indrawarman, akhirnya masuk islam pada tahun 720 M. Sejak saat itu kerajaan Sriwijaya dikenal dengan Sribuza Islam. Mungkin inilah awal mula masuknya Islam ke Nusantara hingga menjadi besar seperti sekarang.

Tulisan kisah di atas belum tentu 100% valid. Bagi pembaca yang menemukan banyak cacat pada informasi yang tertulis, dengan senang hati penulis menerima masukannya.

Sumber:
1) wikipedia
2) Kanzunqalam
3) Portal Islam

______________________________________________________________

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Disclaimer for Kumpulan Cerita Tentang Kehidupan

If you require any more information or have any questions about our site's disclaimer, please feel free to contact us by email at bisnissun@gmail.com.

Disclaimers for www.ladangcerita.com/:

All the information on this website is published in good faith and for general information purpose only. www.ladangcerita.com/ does not make any warranties about the completeness, reliability and accuracy of this information. Any action you take upon the information you find on this website (www.ladangcerita.com/), is strictly at your own risk. www.ladangcerita.com/ will not be liable for any losses and/or damages in connection with the use of our website.
From our website, you can visit other websites by following hyperlinks to such external sites. While we strive to provide only quality links to useful and ethical websites, we have no control over the content and nature of these sites. These links to other websites do not imply a recommendation for all the content found on these sites. Site owners and content may change without notice and may occur before we have the opportunity to remove a link which may have gone 'bad'.
Please be also aware that when you leave our website, other sites may have different privacy policies and terms which are beyond our control. Please be sure to check the Privacy Policies of these sites as well as their "Terms of Service" before engaging in any business or uploading any information.

Consent

By using our website, you hereby consent to our disclaimer and agree to its terms.

Update

This site disclaimer was last updated on: Saturday, March 30th, 2019
· Should we update, amend or make any changes to this document, those changes will be prominently posted here.