Blogger Widgets

Featured post

Kisah Cinta Bidadari Tercantik, Ainul Mardhiah

Cerita cinta beda dunia ini terjadi pada seorang sahabat Nabi. Waktu itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sedang memberi semangat j...

Home » , , » Sri mulyani: Pendidikan Sekarang Tak Bisa Diandalkan

Sri mulyani: Pendidikan Sekarang Tak Bisa Diandalkan


______________________________________________________________


Oleh: Si Sun Rugyinsun
lulusan SMK, Sekolah menengah Kejuruan, Lowongan kerja SMK,

Sekedar beropini.

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, jika hanya mengandalkan sekolah yang berjalan sekarang, sulit untuk mengatasi masalah tenaga kerja di negara ini. Menurutnya, lulusan SMA masih kesulitan beradaptasi dengan dunia kerja. (Sumber: Detik Finance  Kamis 08 Dec 2016, 14:18 WIB)

Pengetahuan dan skill yang dimiliki lulusan SMA, MA, dan SMK masih belum bisa memenuhi kebutuhan industri. Untuk SMK sudah lumayan karena memang sudah ada penjurusan, misalnya Teknik otomotif, teknik informatika, pertanian, tata boga, dsb. Siswa-siswi SMK sudah memiliki skill khusus sesuai minat bakatnya.

Saya sendiri lulusan SMK jurusan listrik pemakaian. Tetapi tidak bekerja di bidang kelistrikan. Menurut saya masih ada hal-hal yang perlu diperhatikan. Banyak sekola SMK mempromosikan lembaganya sebagai lembaga yang mencetak lulusan siap kerja, atau lulusan yang terampil. Tetapi pada kenyataannya, benarkah lulusan SMK sudah siap untuk terjun ke dunia kerja di bidangnya setelah 3 tahun menempuh pendidikan?
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada Agustus 2015 angka pengangguran lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tertinggi, yakni sebesar 12,65%. Kenapa ini bisa terjadi?

Dalam laporan terakhirnya pada Agustus 2015, BPS mencatat angka pengangguran Indonesia mencapai 7,56 juta orang, atau meningkat 320.000 orang dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 7,24 juta orang. (berita di News Detik  Jumat 06 Nov 2015, 10:28 WIB)
Tetapi kata Pak Menteri saat itu, Anies Baswedan, mengklarifikasi bahwa hal itu waar karena pada bulan Agustus baru saja lulusan, sehingga alumni SMK masih proses pencarian kerja. Kata Pak Anies, menurut data BPS, jumlah penduduk yang bekerja semakin meningkat. Syukurlah jika memang begitu.

Berbeda dengan berita di print.kompas.com 17 Oktober 2016 yang menyebutkan bahwa jutaan lulusan SMK menganggur (Berita di Kompas)

Begitu juga yang diterbitkan oleh beritasatu.com, Rabu, 07 Oktober 2015 | 23:21
Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyatakan, kualitas dan daya daya saing tenaga lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) masih rendah sehingga tidak terpakai dunia industri. (Berita Satu)
Kwalitas lulusan terkait dengan proses pendidikan dan pengajaran di sekolah serta sistem atau metode evaluasi hasil belajarnya. Alat ukur untuk mengukur keberhasilan pembelajaran harus akurat. Jika tidak akurat, peringkat satu hanya ada di sekolah, siswa hanya lulus ujian sekolah, tapi belum tentu lolos seleksi penerimaan tenaga kerja, atau bahkan menjadi yang paling lema di dunia kerja. Apalagi memang sengaja diberi nilai bohongan atau nilai kasihan.

Ada cerita dari kenalan di Group Lowongan Kerja di Facebook. Dia lulusan SMK jurusan komputer dan sudah mempunyai kemampuan di bidangnya. Karena sulit diterima kerja di bidang komputer, akhirnya dia memutuskan melamar jadi tenaga cleaning service di rumah sakit. Suatu ketika, atasannya mendengar dari rekan kerjanya bahwa dia punya keahlian di bidang komputer. Akhirnya, ia pun diposisikan sesuai keahliannya.

Untuk mendapatkan pekerjaan, skill dan pengetahuan memang kadang tidak cukup, relasi, kenalan, orang dalam di perusahaan juga menjadi faktor diterimanya pelamar kerja. Perilaku atau sikap pelamar kerja juga menjadi pertimbangan. Lulusan SMK, meskipun sudah punya skill, tapi jika kepribadiannya belum matang, maka sulit untuk diterima kerja. Apalagi saingan banyak.

Semoga dimudahkan semua urusannya oleh Tuhan Sang pencipta.

______________________________________________________________

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.
 Mari Berdoa Agar Tambah Sukses

اللهم اكفني بحلالك عن حرامك وأغنني بفضلك عمن سواك

(Allahummak fini bihalalika ‘an haramika, waghnini bifadhlika ‘amman siwaka).

Artinya, “Ya Allah, berilah aku kecukupan dengan rezeki yang halal, sehingga aku tidak memerlukan yang haram, dan berilah aku kekayaan dengan karuniamu, sehingga aku tidak memerlukan bantuan orang lain, selain diri-Mu.”

Disclaimer for Kumpulan Cerita Tentang Kehidupan

If you require any more information or have any questions about our site's disclaimer, please feel free to contact us by email at bisnissun@gmail.com.

Disclaimers for www.ladangcerita.com/:

All the information on this website is published in good faith and for general information purpose only. www.ladangcerita.com/ does not make any warranties about the completeness, reliability and accuracy of this information. Any action you take upon the information you find on this website (www.ladangcerita.com/), is strictly at your own risk. www.ladangcerita.com/ will not be liable for any losses and/or damages in connection with the use of our website.
From our website, you can visit other websites by following hyperlinks to such external sites. While we strive to provide only quality links to useful and ethical websites, we have no control over the content and nature of these sites. These links to other websites do not imply a recommendation for all the content found on these sites. Site owners and content may change without notice and may occur before we have the opportunity to remove a link which may have gone 'bad'.
Please be also aware that when you leave our website, other sites may have different privacy policies and terms which are beyond our control. Please be sure to check the Privacy Policies of these sites as well as their "Terms of Service" before engaging in any business or uploading any information.

Consent

By using our website, you hereby consent to our disclaimer and agree to its terms.

Update

This site disclaimer was last updated on: Saturday, March 30th, 2019
· Should we update, amend or make any changes to this document, those changes will be prominently posted here.