Blogger Widgets

Featured post

Kisah Cinta Bidadari Tercantik, Ainul Mardhiah

Cerita cinta beda dunia ini terjadi pada seorang sahabat Nabi. Waktu itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sedang memberi semangat j...

Home » , , » Facebook Butuh Ustadz

Facebook Butuh Ustadz


______________________________________________________________


Oleh: Si Sun Rugyinsun
Saya harus mengabaikan urusan lain hanya untuk menulis ini.

Facebook Butuh Ustadz, sosial media, facebook


Banyak yang bilang ustadz artist tak kompeten. Saya setuju. TETAPI, jangan abaikan dunia teknologi. GENERASI ISLAM banyak yang di sana. Jika para alim ulamak menjauhi teknologi, siapa yang menuntun generasi islam? Di sana sangat berbahaya. Jangan hanya generasi yang datang ke pesntren dan membayar SPP (maaf) yang diurus.

Masalah banyak. Satu masalah yang membuat saya segera menulis ini adalah sebuah group Facebook berlabel PENDIDIKAN AGAMA. Baca namanya, indah sekali. Ini (sepertinya) untuk kebaikan umat. Namun, siapa pembuat dan siapa yang mengontrol? TAK JELAS. Padahal, agama bukan urusan main-main.

Mengurusi hal semacam ini mungkin memang terkesan berlebihan, tapi jika mengingat dampaknya, tentu ini buan hal sepele.

Di sebuah group facebook selalu ada diskusi. Itu bagus karena akan merangsang semangat belajar. Tetapi, ada tahapan dalam penyampaian ilmu. Ilmu harus disesuaikan dengan penerimanya. Suatu contoh, patutkah seorang ustadz mengajarkan pada anak umur 11 tahun tentang esistensi / keberadaan Tuhan dengan cara berdiskusi? Tentu anak tersebut akan bingung. Apalagi dengan senjata pertanyaan-pertanyaan filsafat yang aneh-aneh.

Di group Facebook, hal ini tak terkontrol. Anak-anak yang menjadi angota group tersebut bebas berdiskusi tentang Tuhan. Liar saja mereka berdiskusi. Bahkan yang tak punya pondasi / ilmu dasar pun sudah berani mengkritik Tuhan. Sebagai manusia itu wajar, tapi hal itu akan ditiru oleh yang lain. Ini tugas GURU di madratsah, atau tugas ADMIN dalam group Agama. Di salah satu group Facebook saya tanya apakah ada seorang ustadz di situ, ternyata ada. Dan, beliau membiarkan aank-anak muda di situ berdiskusi tentang Tuhan tanpa dasar yang jelas. Saya hargai perbedaan pendapat ini, tapi sepakatkah para alim ulamak dengann ustadz di group tersebut?

Di negeri Indonesia ini banyak ORMAS Islam, ada yang terkesan diam, ada yang berkobar-kobar semangatnya. Bahkan ada yang lantang mengajak perang Non-Muslim. Semoga juga lahir organisasi islam yang fokus mengurusi pendidikan islam.

Bukan hanya karena dibantai musuh, islam akan hancur. Ketika pemeluknya sudah tak menjalankan ajarannya pun sudah hancur. Generasi adalah masa depan dan mereka hidup di zaman dengan kecanggihan berbagai teknologi.

______________________________________________________________

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Disclaimer for Kumpulan Cerita Tentang Kehidupan

If you require any more information or have any questions about our site's disclaimer, please feel free to contact us by email at bisnissun@gmail.com.

Disclaimers for www.ladangcerita.com/:

All the information on this website is published in good faith and for general information purpose only. www.ladangcerita.com/ does not make any warranties about the completeness, reliability and accuracy of this information. Any action you take upon the information you find on this website (www.ladangcerita.com/), is strictly at your own risk. www.ladangcerita.com/ will not be liable for any losses and/or damages in connection with the use of our website.
From our website, you can visit other websites by following hyperlinks to such external sites. While we strive to provide only quality links to useful and ethical websites, we have no control over the content and nature of these sites. These links to other websites do not imply a recommendation for all the content found on these sites. Site owners and content may change without notice and may occur before we have the opportunity to remove a link which may have gone 'bad'.
Please be also aware that when you leave our website, other sites may have different privacy policies and terms which are beyond our control. Please be sure to check the Privacy Policies of these sites as well as their "Terms of Service" before engaging in any business or uploading any information.

Consent

By using our website, you hereby consent to our disclaimer and agree to its terms.

Update

This site disclaimer was last updated on: Saturday, March 30th, 2019
· Should we update, amend or make any changes to this document, those changes will be prominently posted here.