Blogger Widgets

Featured post

Kisah Cinta Bidadari Tercantik, Ainul Mardhiah

Cerita cinta beda dunia ini terjadi pada seorang sahabat Nabi. Waktu itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sedang memberi semangat j...

Home » , , , , , , » Makna Istighfar Yang Lain

Makna Istighfar Yang Lain


______________________________________________________________


Oleh: Si Sun Rugyinsun
Mungkin orang berilmu akan mengatakan saya salah, atau bahkan kafir. Tetapi, ini pemahaman saya.

Baru saja membaca facebook wisata hati. Statusnya tentang istighfar, hadits dari Abu Daud. Jika sering beristighfar, maka dibebaskan dari kesempitan, diberi rizki, kesenangan, dan kebahagiaan. Begitu katanya, cocok dengan saya yang sedang insya Allah diuji oleh Allah.

Saya suka menggunakan logika atau akal. Ini keliru menurut ahli agama, tapi menurut saya, kitab tidak bisa berbuat apa-apa tanpa dibaca oleh manusia.

Beristighfar itu minta maaf. Memohon ampun atas kesalahan yang sudah dilakukan. Secara logika,
beristighfar itu kan mengakui kesalahan dan meminta ampun. Berarti dia menyadari kesalahannya, kekeliruannya. Orang bisa tahu sesuatu itu keliru karena dia melihat pembandingnya, yaitu yang benar atau yang baik. Sehingga, otomatis dia akan beralih ke yang baik dan meninggalkan yang jelek.

Itulah istighfar. Bukan hanya berkata-kata "Astaghfirullah hal adzim" ribuan atau bahkann jutaan kali. Jika hanya dimulut saja, menurut saya itu belum minta ampun. Makanya Tuhan berfirman di dalam kitab suci dengan dua kata, "Minta ampun dan melakukan perbaikan."

Ada suatu cerita. Orang-orang dahulu, seumuran guru ngaji saya, suka menggunakan kiasan. Islam memang datang saat sastra berkembang di negeri arab. Begini kata mereka, "Makanannya para ulamak itu tasbih, rumahnya masjid". Orang yang emahaminya secara dangkal berlomba-lomba tidur di masjid. Tasbihnya ulamak yang melingkar seperti kalung juga banyak diburu. Mungkin mau dimakan.

______________________________________________________________

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Disclaimer for Kumpulan Cerita Tentang Kehidupan

If you require any more information or have any questions about our site's disclaimer, please feel free to contact us by email at bisnissun@gmail.com.

Disclaimers for www.ladangcerita.com/:

All the information on this website is published in good faith and for general information purpose only. www.ladangcerita.com/ does not make any warranties about the completeness, reliability and accuracy of this information. Any action you take upon the information you find on this website (www.ladangcerita.com/), is strictly at your own risk. www.ladangcerita.com/ will not be liable for any losses and/or damages in connection with the use of our website.
From our website, you can visit other websites by following hyperlinks to such external sites. While we strive to provide only quality links to useful and ethical websites, we have no control over the content and nature of these sites. These links to other websites do not imply a recommendation for all the content found on these sites. Site owners and content may change without notice and may occur before we have the opportunity to remove a link which may have gone 'bad'.
Please be also aware that when you leave our website, other sites may have different privacy policies and terms which are beyond our control. Please be sure to check the Privacy Policies of these sites as well as their "Terms of Service" before engaging in any business or uploading any information.

Consent

By using our website, you hereby consent to our disclaimer and agree to its terms.

Update

This site disclaimer was last updated on: Saturday, March 30th, 2019
· Should we update, amend or make any changes to this document, those changes will be prominently posted here.