Blogger Widgets

Featured post

Orang Tua Komplain Anaknya Didisiplinkan

"Iya, maaf, Pak. Kemarin itu si Randy dikeluarkan dari kelas oleh guru Matematika karena bersikap tidak sopan di kelas. Bahkan dia be...

Home » , , , , , , , , , , , , » Tawuran Pelajar, Orang Tua dan Guru Dimana?

Tawuran Pelajar, Orang Tua dan Guru Dimana?


______________________________________________________________



Dengar berita di radio Suara Surabaya tadi sore. Tiba-tiba ada berita tawuran antara SMK islam milik Nahdliyin, SMK katolik di Blitar,dan SMK Negeri I. Wah, ada nama islam dan katolik yang dibawa. Tetapi ternyata ada seorang alumni menulis di blognya bahwa siswa SMK Katolik mayoritas beragama islam. Menurut dia, ini bukan soal agama. Kejadiannya pada hari Sabtu kemarin, sehabis ujian di kawasan Taman Kota Kebonrojo.

Selama saya sekolah di STM, hanya sekali hendak terjadi tawuran, tapi gagal karena sekolah lawan ternyata sudah pulang.

Bagaimanapun, mereka hanyalah remaja yang sedang berkembang, yang masih labil jiwanya. Mereka belum hidup mandiri, masih hidup di bawah asuhan orang tua dan pendidik (guru). Bila kita melihat ke depan, nyaman tidaknya dunia ini nanti tergantung pada generasi kita. Jika mereka menjadi orang-orang baik yang selalu berperilaku baik dan menentramkan, dunia ini akan tampak indah dan terasa nyaman didiami. Tetapi jika sebaliknya, bisa dibayangkan sendiri.


Menurut saya, pada hakikatnya, semua manusia memikirkan dirinya sendiri. Seorang ulamak berdakwah sampai meninggalkan urusan pribadinya, karena ia tahu dengan begitu ia akan mendapatkan surga. Ia berbuat untuk dirinya. Seorang ibu menangisi kebergian anaknya, atau selalu menggensong anaknya, karena jiwa keibuannya membutuhkannya, membutuhkan aktivitas demikian. Ia berbuat untuk memenuhi kebutuhannya. Begitu juga guru. Guru gemar mengajar, karena ia suka memberi tahu orang lain, atau suka pamer ilmu, atau suka membantu orang lain. Ia juga berbuat untuk dirinya, memenuhi keinginan hatinya.

Saya masih berstatus mahasiswa FKIP, sudah semester akhir. Saya tahu, meskipun tidak seratus persen, seperti apa guru dan calon guru. Tidak perlu saya gambarkan detail. Tetapi jika ada siswa tawuran, hati saya mengatakan, "Wajar saja." ya, wajar. Sudah kurang lebih delapan bulan saya berstatus sebagai guru. Banyak berinteraksi dengan guru dan orang-orang yang berkesibukan di dinas pendidikan. Saya semakin banyak tahu. Dan, ketika ada pelajar yang berperilaku buruk, hati saya mengatakan, "Wajar saja." Ya, itu wajar.

______________________________________________________________

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Disclaimer for Kumpulan Cerita Tentang Kehidupan

If you require any more information or have any questions about our site's disclaimer, please feel free to contact us by email at bisnissun@gmail.com.

Disclaimers for www.ladangcerita.com/:

All the information on this website is published in good faith and for general information purpose only. www.ladangcerita.com/ does not make any warranties about the completeness, reliability and accuracy of this information. Any action you take upon the information you find on this website (www.ladangcerita.com/), is strictly at your own risk. www.ladangcerita.com/ will not be liable for any losses and/or damages in connection with the use of our website.
From our website, you can visit other websites by following hyperlinks to such external sites. While we strive to provide only quality links to useful and ethical websites, we have no control over the content and nature of these sites. These links to other websites do not imply a recommendation for all the content found on these sites. Site owners and content may change without notice and may occur before we have the opportunity to remove a link which may have gone 'bad'.
Please be also aware that when you leave our website, other sites may have different privacy policies and terms which are beyond our control. Please be sure to check the Privacy Policies of these sites as well as their "Terms of Service" before engaging in any business or uploading any information.

Consent

By using our website, you hereby consent to our disclaimer and agree to its terms.

Update

This site disclaimer was last updated on: Saturday, March 30th, 2019
· Should we update, amend or make any changes to this document, those changes will be prominently posted here.