Jika Guru yang Belum PNS Ternyata Lebih Profesional

Guru PNS, GTT, GTY, Pendidikan
Jika siswa yang diajar guru PNS tak sepandai siswa yang diajar guru yang belum PNS...???

Jika keduanya tak akur, menurut saya, itu sama dengan ayah dan ibu yang tak akur.... BETAPA SEDIHNYA SANG ANAK....???

- Orang tua mencari sekolah berkwalitas untuk anaknya
- Sekolah butuh guru berkwalitas.
- Sekolah juga butuh fasilitas yang lengkap dan berkwalitas

Bicara soal sekolah berkwalitas itu sedikit lebih gampang. Kriterianya:
~ Gedung mewah
~ Fasilitas lengkap dan berkwalitas
~ Gurunya S1 dan S2
~ dsb.
Sekilas begitu.

Tetapi, bagaimana dengan guru yang berkwalitas?
1) Yang lama mengajar, benarkah?
2) Yang disiplin, datang jam 6 pagi, benarkah?
3) Yang ijazahnya S1/S2, apa iya?
4) Yang menguasai pelajaran kah?
5) Yang ceria?
6) Yang lucu?
dsb...

Coba kita berbincang sekilas tentang bagaimana cara sekolah mendapatkan (merekrut) guru YANG BERKWALITAS.
1) Ada yang diminta mengabdi dulu
2) Ada yang di-test (Skill tertentu saja)
3) Ada yang kontrak dulu, baru jadi guru tetap
4) dsb.

Guru kontrak biasanya langsung besar gajinya, bahkan bisa nego.
Yang mengabdi, tak usah gaji pun tak apa-apa.

3 posisi guru baru di atas sama-sama kurang nyaman: gaji kecil, bahkan tak digaji, yang gaji besar belum tentu diperpanjang kontraknya.

Mereka akan berproses di sana. Tetapi, ketika mereka sudah menyadari bahwa mereka sudah cukup meningkat skillnya setelah mengajar di lembaga tersebut, ada beberapap kemungkinan:
a) terus mengajar di sana.
b) terus mengajar di sana, tapi minta tambahan gaji.
c) mencari lembaga lain yang gajinya lebih besar/jadi dosen.
d) buka lembaga pendidikan sendiri
e) cari kerjaan lain yang gajinya besar

Jika semua guru yang direkrut seperti yang (a), entah karena memang benar-benar merasa nyaman atau hanya karena takut tak dapat kerjaan lain di luar sana, berarti nasib lembaga masih cukup bagus,..... tapi jika sekian persen dari mereka seperti yang (b, c, d dan e), berarti lembaga tersebut GAGAL untuk mempunya guru berkwalitas karena harus merekrut guru baru lagi yang belum jelas kwalitasnya.

Ada lembaga yang merekrut dengan kualifikasi tinggi, bahkan dengan tawaran gaji yang tak sedikit. Biasanya lembaga pendidikan swasta. TENTU saja akan menaikkan beban biaya siswa, atau sumber lain. Intinya, kalau boleh saya katakan, biaya produksi NAIK... ... PADAHAL, guru yang masuk dalam kualifikasi tersebut belum jelas kualitasnya.... Mungkin mereka pandai dan cerdas, IPK sempurna, tapi apa sudah ada bukti bahwa mereka bisa mengajar dengan baik? Bukankah untuk menilai keberhasilan pengajaran dan pendidikan itu tak sebentar??!!

Coba kita lihat anak-anak jaman sekarang.
~ Terdidikkah mereka?
~ Berapa persen yang terdidik dengan baik?

Jika ada siswa tawuran,
bolehkah guru disalahkan?
atau siswa saja yang disalahkan karena gurunya sudah S1/S2?

Masyarakat menilai hasil. Jika anak-anak yang lulus sekolah tetap tak baik moralnya, pendidikan (Sekolah) yang mereka salahkan. Jarang sekali di jaman sekarang ada orang bilang, "Anak siapa?", yang saya tahu, "Sekolah dimana?"

Melihat out put pendidikan yang demikian, tentu kebanyakan masyarakat tak mau buang uang untuk hal yang mereka anggap kurang bermanfaat. "Percuma bayar sekolah, hasilnya begini."

Makanya, ada beberapa orang yang jika melihat guru demo soal gaji, mereka bilang, "kerja belum bagus, minta tambahan gaji...!!"

Baca juga : Masalah-masalah Pendidikan dalam Catatan Saya

Terkabulnya Doa Di Raudhah Di Masjid Nabawi

Raudhah yang dalam Bahasa Indonesia adalah Taman adalah suatu tempat yang berada di Masjid Nabawi Madinah. Tempat ini di buru oleh muslim sedunia, biasanya saat melaksanakan ibadahh haji atau ibadah umroh. Padahal, luasnya hanyay sekitar 26 x 15 meter. Bisa dibayangkan seperti apa antrinya. Untuk itu, petugas di Masjid Nabawi membatasi pengunjung dengan sistem antri. Berikut sabda Rasulullah saw. yang membuat umat islam berebutu untuk mengunjungi tempat ini.
Di antara rumahku dan mimbarku terletak sebuah raudhah (taman) dari taman-taman surga. Mimbarku ada di atas telagaku (HR Abu Hurairah RA)

Semoga kita semua disegerakan

Raudhah atau taman surga yang berada di masjid Nabawi ini merupakan tempat Rasulullah saw. Beribadah, memimpin sholat, menerima wahyu. Para sahabat juga turut serta beribadah di sana. Taman surga di sini bukan berarti tempat ini  bagian dari surga di akhirat. Tidak ada bidadari di sana. Melainkan, tempat yang mulia untuk beribadah. Beribadah di tempat tersebut lebih khusyuk dan setiap doa yang dipanjatkan di sana mudah diijabahi (Dikabulkan).

baca juga: Motivasi Sholat di Akun IG SunuMatta

Cara memasuki Raudhah

Untuk memasuki raudhah tempat mulia ini perlu antri. Kaum priapunya kesempatan selama 24 jam, sedangkan untuk kaum hawa hanya di waktu Dhuha (Sekitar 2 jam), antara waktu Dhuhur dan Ashar, dan di malam hari (Pada jam 22). Hati-hati saat antri, jangan semabrangan. Ada peringatan yang ditulis dengan Bahasa Arab, Inggris, Turki, dan Bahasa Indonesia. Berikut peringatannya:
“Jangan memaksakan diri dan menyakiti sesama pada saat memasuki Raudhah dengan saling mendorong dan berdesak-desakan. Tunggulah giliran dengan izin Allah, masih banyak waktu untuk Anda untuk memasuki Raudhah dan sholat di dalamnya”

Agar dapat giliran, bersabar saja, duduk sambil wiridan, ketika melihat kesempatan, baru action. Begitu caranya.

baca juga: Cerita Maling yang Mendadak Jadi Kyai

Penampakan Raudhah

Area Raudhah menggunakan karpet warna hijau yang membentang dari rumah Rasulullah saw. (Sekarang menjadi makam beliau) hingga ke mimbar. Seluruh karpet di Masjid Nabawi menggunakan warna merah. Jadi, jika anda sudah menginjak karpet warna hijau, berarti anda sudah berada di Raudhah (Taman surga). Bagian luar Raudhah adalah kubah berwarna hijau, mihrab tempat imam berwarna perak. Pintu masuk yang terdekat adalah Gate Babus Salam atau Gate Jibril.
biaya umroh, biaya umroh 2015, umroh 2015, Raudhah taman surga

By Bayu Adjie Nugroho [CC BY-SA 3.0 ],

via Wikimedia Commons

Batas Raudhah

Batas kiri Raudhah adalah makam Rasulullah saw. di bekas rumah Rasulullah tersebut juga dimakamkan dua sahabat beliau: Abu Bakar As Siddiq dan Umar bin Khattab.

Batas kanan Raudhah adalah mimbar masjid yang digunakan untuk berkhutbah sejak zaman Rasulullah.

Mihrab Raudhah

Mihrab Raudhah yang sekarang sudah lebih luas, sekitar 10 meter di depan mihrab yang dahulu karena perluasan masjid.

Seperti itulah penampakan Raudhah, taman surga tempat yang mustajabah untuk berdoa. Banyak orang hingga menangis di sini mengadukan banyak hal permasalahan hidup pada Allah SWT. Semoga kita semua bisa segera tiba di sana.

Baca juga:

Panduan Perjalanan Umroh Paket Arafah 9 hari

Cerpen: Pak Dosen Dapat Tugas dan Ngasih Tugas Mahasiswa

cerpen, cerpen persahabatan, cerpen dewasa, cerpen lucu, cerpen bahasa inggris, cerpen anak, contoh cerpen
"Wah, dosen tidak tahu diri. Tugas, tugas, tugas melulu. Kukira cukup empat hari saja sibuk ngerjakan tugas."

"Tidak usah ngeluh."

"Kamu senang dapat tugas?!"

"Tidak juga sih, tapi yang namanya kuliah, memang kayak gini."

Pak Muniman namanya. Beliau dosen senior dengan kumis tebal. Beliau suka bercerita: cerita anaknya yang juara lomba karya tulis ilmiah, cerita cucunya yang menang lomba pidato Bahasa Prancis, cerita istrinya yang pintar masak, cerita pengalamannya selama kuliah. Sejak pertemuan awal, mahasiswanya sudah dibentuk kelompok-kelompok. Mereka disuruh membuat makalah dan dipresentasikan.

"Enak jadi dosen," kata Amir. "Tidak usah ngajar."

"Mahasiswa memang harus sudah bisa mandiri, Bro," sahut Budi.

"Kalau harus belajar mandiri, tidak usah kuliah, atau ujian saja."

"Ngawur kamu..!!"

"Terus, buat apa dosen? Kan benar? Kita belajar sendiri, di akhir semester diuji," jelas Amir. "Empat tahun hanya masuk lima kali saja."

"Ide bagus."

***

Amir makan sendirian di kantin, di pojok. Ada beberapa kakak tingkatnya di meja sebelah. "Edo ambil S2 katanya. Jadi dosenn dia sekarang." Amir nguping obrolan mereka. "Enak kalau jadi dosen. Ada tugas, tinggal nyuruh mahasiswanya." Amir kaget mendengarnya. "Ya nyuruh mahassiwa kayak kita-kita ini." Amir jadi ingat Pak Muniman. Jangan-jangan beliau juga begitu.

Ia mulai mencari akal. "Harus kukerjain." Pikirnya, pak Muniman tidak secanggih dirinya. Ia kira beliau tak akrab dengan internet.

Ia ke perpustakaan mencari buku yang tebal sekali. Ia buat teori sendiri dan ia beri keterangan dikutip dari buku tebal tersebut. Ide bagus. Tetapi, ia kurang puas. Menurutnya itu masih kurang kejam. Ia putar otak. Nah. Ia punya teman yang pintar Bahasa Inggris. Pikirnya Pak Muniman tidak bisa Bahasa Inggris. Ia berniat membuat terjemahan palsu.

"Kamu yakin dia tidak bisa Bahasa Inggris, Mir?"

"Iya, yakin."

***

Hari ini giliran kelompok Amir maju presentasi. Tetapi Amir tidak mau masuk. Ia biarkan teman-temannya presentasi. Ia ijin sakit. Ia buat surat keterangan dokter palsu dengan membuat stempel palsu. Ia sangat yakin Pak Muniman tertarik pada makalahnya karena ia mencantumkan referensi buku-buku tebal dan yang berbahasa Inggris.

Seperti biasa, Pak Muniman duduk di belakang bersama mahasiswa dan sibuk mengerjakan sesuatu. Amir membayangkan beliau terkagum-kagum mendengar presentasi teman-temannya. Puas sekali dia meskipun tak melihat faktanya. Tetapi ia juga membayangkan beliau menyuruh teman-temannya membuat makalah lagi karena makalah yang ia buat tak valid.

Ia ingin sekali mendengar kabar Pak Muniman malu di depan teman-teman kuliah S2-nya dan dosennya. Tetapi hampir tidak mugkin.

HP Amir berdering ada SMS. Ia sudah mengira dari temannya: tentang presentasi tugas Pak Muniman.

"Makalahnya salah. Suruh buat lagi."


Cerpen: Dosenku, Maaf Ku Tak Paham

cerpen, cerpen persahabatan, cerpen dewasa, cerpen lucu, cerpen bahasa inggris, cerpen anak, contoh cerpen
"Salim..."

Menyapa dan berlalu. Ah, cowok yang satu ini memang menjadi perhatian banyak gadis. Bentuk wajah kearab-araban, kulit putih cerah, tinggi, hidung mancung. Ditambah Bahasa Indonesia yang tak begitu fasih, cukuplah buat bahan tawaan dan jalan untuk P-E-D-E-K-A-T-E. Sebenarnya Ia bukan bule. Dia orang indonesia asli, tulen, dan terlahir di negeri ini, di desa, dari keluarga petani. Entah mimpi apa ibunya hingga melahirkan anak setampan dia.

Senyum, sapa, canda, gurau. Begitulah ia. Tetapi jalannya cepat, disiplin, sering di perpustakaan. Tasnya selalu berat. "Aku pinjam lima buku di perpustakaan," jawabnya saat ditanya oleh Herdi. "Pake KTM Mukhlis sama Ridho." Tetapi ketika ada temannya, ia tinggalkan aktivitas membacanya.

Karena hobi membaca, tentu ia banyak pengetahuan, dan suka debat juga, tetapi sambil gurau. Sebenarnya ia fasih berbahasa Indonesia, hanya saja logat daerahnya kental sekali. Itulah yang selalu jadi bahan tawaan, saat ia debat dengan dosen, atau saat presentasi. "Saya tidak akan merubah logat saya, kasihan orang yang punya hutang," candanya disela presentasi di kelas, "Jadi sedih kalau tidak ada yang lucu."

Ayah Salim memang orang yang disiplin. Meskipun beliau hanya seorang petani, tapi semua aturan dari leluhur ia patuhi: tak boleh potong kuku malam hari, tak boleh tidur saat petang, tak boleh tidur di pagi hari, dsb. Salim nurun watak bapaknya. Satu lagi, ia sangat membenci menyia-nyiakan waktu.

"Kamu jomblo ya?" tanya Vina saat duduk berdua dengannya.

"Karena saya orangnya tak sabaran."

"Apa hubungannya?"

"Kalau pacaran, kan cuma dilihatin. Tindakannya nunggu nanti setelah nikah."

"Ah, aneh..!!"

"Memangnya kamu mau jadi istri aku?"

"Ich... Baru semester dua."

"Gitu aja sewot. Kamu cantik, Vin, sayangnya tidak menarik."

"Maksudnya?!"

"Nggak tahu."

"Dasar...!!"

***

"Kenapa, Wan? Kok melamun?"

Wawan memang pendiam, tak banyak bicara. Suka menyendiri. Seringkali Salim mendekatinya agar ia tak sendirian dengan pikiran kosong. Ia tahu Wawan kurang percaya diri.

"Ke perpusakaan, yuk?"

Seperti biasa. Mereka ke lantai dua. Salim selalu mengajaknya membaca buku-buku psikologi dan motivasi. Ia tahu Wawan membutuhkannya. Salim langsung ambil empat buku. "Kamu baca semua, Lim?" Salim hanya tersenyum dan membawanya ke meja. Ia buka catatan kecilnya dan mulai membaca sambil sesekali mencatat.

"Buku apa itu?"

"Hmm... tidak tahu," sambil tersenyum Wawan menjawab dengan tidak yakin. "Sepertinya bagus."

Salim hanya tersenyum.

***

"Salim...!!"

Salim kenal suara yang memanggilnya. Dewasa, cantik, rajin, perfeksionis, tapi suka maksa.

"Salim, kamu udah selesai tugasnya Bu Tuti?"

"Hah..!!" Salim kaget. "Tugassss...??"

"Dorrr...!!! Lupa...?!"

"Lagian, dosen ini tidak serius sih. Selalu tampak tak siap. Penjelasannya tidak nyambung."

"Wah, hebat kamu..."

"Aku ke perpustakaan aja."

"Nggak masuk?"

"Sibuk."

Wulan bingung. Tak ada yang ia anggap lebih sempurna dari dirinya selain Salim. Ia kejar Salim ke perpustakaan. Masih ada waktu 10 menit. Ia juga penasaran kenapa Salim selalu duduk di kursi paling belakang setiap kuliahnya Bu Tuti. Dosen ini memang terkenal paling banyak ngasih tugas. Banyak mahasiswa mengeluhkannya.

Salim sedang duduk dengan setumpuk buku, satu ia pegang. Wulan langsung mendekatinya dan duduk di sampingnya. "Bantu aku ngerjain tugas...!!" Ia menarik lengan Salim dan menutup buku yang ia baca.

"Kalau istriku begini, tak pisah ranjang setahun."

"Iya sudah, terserah. Ayo, ini gimana? Nomor tiga dan empat saja."

Salim membacanya. Tersenyum. "Saya tidak yakin beliau paham tentang ini."

"Tidak apa-apa. Yang penting aku selesai. Kamu paham, kan?"

"Iya. Aku paham kalau yang buat soal juga bingung."

"Ich... Ayo, ke kelas...!!" Ia menarik lengan Salim dengan paksa.

Terpaksa Salim masuk ruang kelas. Diam mendengar marahan Bu Tuti. Salim marah, tapi bingung. Tak layak mahasiswa menentang dosen, apalagi perempuan. Salim tak menyangka di kampusnya ada dosen yang kualitasnya begitu. Menurutnya, Bu Tuti seperti guru SMA. Kurang tepat mengajar mahasiswa.

"Tumben kamu duduk di depan?!"

Salim hanya tersenyum.

***

Mumpung akhir pekan, Salim pulang kampung. Lumayan, meski cuma dua hari, bisa bantu orang tua di sawah. Musim tanam baru saja mulai. Semua petani pada sibuk ngurus sawah. "Buk, cewek di kota cantik-cantik." Ibunya tersenyum. "Kapan-kapan tak ajak ke sini."

"Jangan diajak ke sawah. Nanti hitam. Hilang cantiknya."

Bapaknya tidak banyak tertawa, juga tampak tak ceria. Salim paham. Musim panen kemarin, kata ibu, hasilnya sedikit. Padahal biaya produksi naik. Ia menghabiskan banyak waktunya di sawah, seakan memaksa tanahnya untuk menghasilkan lebih banyak lagi. Tetapi, beginilah hidup. Teori kehidupan tak selalu menaklukkan kenyataan. Kalau nanti Salim sudah sukses, tak perlulah orang tuanya bekerja di sawah lagi. Ia yang akan mencukupinya. Makanya ia rajin sekali belajar.

"Mbak Rina, sering datang, Buk?"

Ibunya menoleh ke bapaknya yang lagi sibuk sendirian di petakan sawah satunya. "Iya, sering. Kamis kemarin ke sini, pinjam uang," agak berbisik takut didengar sang suami. Rina adalah satu-satunya kakak perempuan Salim. Ia dinikahkan waktu usianya masih 14 tahun. Suaminya buruh tani, mantan ustadz di pesantren dulu. "Tak kasih uang sama beras. Tak bawain lauk juga."

"Suaminya kerja apa?"

"Tidak ada, cuma buruh tani. Orang pada susah sekarang."

"Saiful sudah sekolah?"

Saiful adalah anaknya Rina. Ia sudah berusia lima tahun sekarang.

"Mau sekolah gimana, wong bapaknya nggak punya uang!"

Salim terdiam.

"Minggu lalu, Si Rizki pulang."

"Rizki? Yang kuliah di Jogja itu?"

"Iya. Sudah wisuda, tapi pulang minta uang sama bapaknya. Katanya mau usaha di sana."

"Usaha apa?"

"Tidak tahu. Katanya, kalau kerja ke orang, gajinya kecil; kayak jadi budak. Bapaknya jual sawah; yang itu dijual semua, dua petak; buat modal."

"Jurusan apa kuliahnya?"

"Katanya jurusan yang bisa jadi guru gitu."

"Ow."

"Si Mia itu jurusan apa? Katanya gajinya empat juta sebulan."

"Sudah lulus?"

"Belum. Katanya, kalau jurusannya dia cepet kerja."

"Jurusan apa? Di tempatku tidak ada."

***

"Habis pulang kampung, Rek. Mana oleh-olehnya...?" Arika menyapa Salim di lobi.

"Bawa oleh-oleh kemenyan."

"What...?! Kemenyan..!!"

"Mau dukunin kamu tu, Ka," sahut Rahman.

"Aku mau didukunin," tambah Lia.

Sebenarnya Salim sedang tak seceria hari-hari sebelumnya. Teman-temannya tahu itu. Hanya saja, mereka sudah paham, ia orang yang tabah, sabar, dan memang ramah. Pandangan Salim tidak fokus. Pikirannya tak menentu. Seakan ia ingin ke sawah lagi dan menumbuhkan benih yang unggul agar hasil panen melimpah. Agar aayhnya tersenyum. Tetapi, itu hanya angan. Pura-pura saja ia tersenyum. Namun, seolah ia sudah bosan berpura-pura.

Zaki lari-lari dari pengajaran. "Pak Teguh tidak ada. Ditukar sama Bu Tuti."

Spontan kaget semua. "Tugasnya...?!"

"Biasanya kan Salim sudah ngerjakan," celetuk Titin.

"Kecuali mata kuliahnya Bu Tuti," sahut Wulan.

Salim mendapat SMS dari teman baru, pebisnis jamur tiram. Sebenarnya, SMS tersebut lebih penting dibanding kuliah Bu Tuti yang sangat teoritis dan tak jelas, menurutnya. Tetapi, sudahlah, ia masuk saja. Ia pilih kursi paling belakang. Buka buku hortikultura. Membaca. Cuek saja sama mahluk di sekitarnya.

"Beda cuaca, beda kualitas tanah, beda air, beda hama. Tentu penanganan juga beda." Salim mencatat beberapa hal penting di buku tersebut. "Alam terus berubah, para ahli yang lahir pada jaman dahulu sudah mati. Ilmu mereka sudahh banyak tidak sesuai." Bu Tuti sudah memulai ceramah, tapi Salim tak mendengarnya. Ia menganggap penulis buku yang dipegangnya lebih nyaring suaranya dan lebih penting isinya.

Masih terus terbayang wajah bapaknya yang tak ceria di sawah kemarin. Masih terngiang cerita ibu tentang kakak perempuannya yang hidup kekurangan, cerita si Rizki dengan gaji kecil. Mungkin saja bapaknya khawatir setelah ia lulus nanti, ia juga akan pinjam uang dan minta jualkan sawah. Hidup memang harus dipikirkan dengan serius. Hidup tak main-main.

Masih ia ingat waktu ia minta dikuliahkan. Pak De yang membantu melunakkan hati ayah agar mengijinkan. Salim yakin sekali akan menjadi pebisnis yang sukses. Ia ingin mengembangkan pertanian di negeri ini. Pak De yang bijaksana yang banyak menyadarkannya. 

"Salim," Bu Tuti memanggilnya. Salim tak sadar hingga Wawan yang disampingnya menyadarkannya. "Melamun?"

"Tidak, Bu."

"Coba jelaskan ulang cara mengatasi hama tanaman berbahaya..!"

"Hama apa, Bu?"

Teman-temannya tertawa. "Mikirin siapa sih...!!" kata teman-temannya. "Patah hati ya..."

"Diracun, Bu."

"Pernah ke perpustakaan kamu?"

"Sering ke sawah, Bu. Tapi tidak ada hama di sawah. Jadi, saya belajar cara meningkatkan hasil produksi."

"Ow, jadi kalau sudah kena hama, baru mau belajar?"

"Bukan begitu, Bu. Ini soal prioritas."

"Gaaaaayaa....!!! wkwkwkwk. Ahli peertanian, Rek," seru teman-temannya. "Prioritas, katanya...!!"

"Calon pebisnis, Bro. Harus gitu," sahut Salim, mencoba menceriakan perasaan. "Masak semua dipelajari? Kan harus jelas tarjet dan sasarannya."

Bu Tuti tampak tidak terima. Ia diam. Berpikir. "Praktek itu harus. Tetapi kalian bukan kuli. Kalian akan menjadi petani berilmu. Harus banyak pengetahuan; bahkan akan jadi konsultan pertanian," terangnya.

"Penyakitnya kan sudah ganti baru, Bu? Apa teori di buku masih berlaku?"

"Ya berlaku lah. Kamu kok mau menentang ilmuan."

"Kalau ilmu mereka itu berguna, kenapa hama penyakit tidak tuntas, Bu? Bukankah buku pertanian itu menumpuk di perpustakaan?" Teman-teman Salim hanya diam, membiarkan ia berdebat dengan Bu Tuti. "Bahkan penyuluh pertanian di daerah saya malah banyak tanya pada petani. Itu fakta."

"Kamu ini masih mahasiswa..."

"Maksudnya?!"

"Tugasmu memperbanyak bekal ilmu dulu..."

"Apa mungkin langsung mendadak jadi konsultan pertanian setelah lulus? Jika tak pernah tahu tanah."

Sepertinya kisah Rizki sangat mengganggu pikirannya. Tak pantas sarjana pertanian minta jual sawah. Tetapi jika ia tak sigap hadapi situasi, tak cekatan menghadapi keadaan, bisa jadi ia tergilas jaman dan gagal.

"Kalau jenis hama saja kamu tidak tahu, bagaimana bisa mengatasinya..." Respon Bu Tuti kurang nyambung. Kondisi kelas tidak kondusif buatnya. "Dan mahasiswa itu harus bisa belajar mandiri."

Salim diam. Marah. Ingin keluar. Kuliah tak gratis. Ia buang uang, buang waktu. Ia relakan aktivitas pribadi demi mendapatkan ilmu dari dosen; bukan tugas kuliah yang tak jelas tujuannya. Ia juga menduga-duga tugas yang banyak diberikan oleh Bu Tuti hanyalah cara beliau menutupi kekurangannya.

"Apa boleh ikut ujian saja, Bu?" tanya Salim. "Biar saya belajar mandiri saja."

"Maumu apa sih..?!!!"

Kali ini Bu Tuti benar-benar marah. Beliau tak kuasa menahan emosi. Matanya berkaca-kaca. Ia masukkan semua buku di meja dosen kedalam tasnya. Sudah, selesai kuliahnya. Beliau keluar.

"Kalau hanya begini, ngapain repot-repot ke kampus..?!" Teriak Salim. "Buang waktu..!!" Tak nampak lagi Salim yang kemarin. Seakan ia mewakili bapaknya yang hanya diam saja di sawah kemarin. Semua diam. Kaget. Terkejut. Tak ada yang menduga Salim seberani itu. Ia pendiam, santun, dan ramah. Wawan memegang bahu Salim; menenangkannya. Salim keluar. Pergi.

***

Bu Tuti langsung pulang. Ia liburkan kuliah berikutnya. Ia memang merupakan dosen yang selalu padat jam ngajarnya. Dia juga ngajar di kampus lain, juga di SMK. Memang, dengan kesibukan sedemikian padat, ia tak sempat menambah ilmu, apalagi mengamati perkembangan pertanian di kehidupan nyata. Bisanya hanya membaca buku, itu pun hanya saat mau ngajar saja.

Baginya, yang penting ia bisa memenuhi kebutuhan putra putrinya. Bisa memenuhi kebutuhan mereka. Bisa membayar biaya sekolah mereka. Mengurus anak sendirian tanpa suami memang tak mudah. Apalagi dengan skill yang terbatas. Kuliah S2-nya pun jadi terbengkalai karena kesibukannya. Padahal, tak layak seorang dosen hanya lulusan S 1.

Pengertian Ibadah Umroh dan Manfaatnya

Berdoa di Raudhah (Makam Rasulullah) itu didengar oleh Allah dan dikabulkan. Jadi, jangann nungguu kaya untuk ke Baitullah. Berangkat dulu dan mohon dilapangkan rizki di sana. Keempatan berdoa di sana biasanya pada musim haji, yakni ibadah yang merupakan rukun islam yang kelima. Akan tetapi, untuk muslim Indonesia, berhaji seolah jadi mimpi. Kuota jamaah sekarang dibatasi dan harus antri. Jika daftar tahun ini, mungkin 15 tahun lagi baru berangkat. Kecuali Haji Plus, hanyay 5-6 tahun antrinya (Info biro perjalanan umroh resmi 081578729803 di jakarta). Ibadah haji wajib bagi yang mampu secara finansial dan fisik.

Jika ingin lebih cepat dari itu, tentu solusinya adalah Ibadah Umroh. Umroh bisa dilaksanakan kapan saja, tidak perlu menunggu musim haji. Jadi, anda bisa berangkat kapan saja. Berangkat dulu, ongkos tentu lebih murah daripada ongkos haji, lalu berdoa di sana agar dilancarkan rizkinya. Semoga 5 tahun kemudian berangkat lagi untuk ibadahh haji, bahkan semoga bisa setiap tahun ke sana. “Semoga.“

Pengertian Ibadah Umroh

Umroh merupakan serangkaian ibadah yang dilakukan di tanah suci dengan mengunjungi Ka'bah Baitullah dengan melakukan beberapa kegiatan: Ihram, Tawaf, Sai dan diakhiri dengan Tahalul.
Ihram

Dalam melaksanakan Ihram, pakaian harus berwarna putih dan tanpa jahitan, dengan niat Umroh yang dilakukan di tempat Miqot. Miqot merupakann tempat untuk melakukan Ihram, biasanya di Bir Ali.

Tawaf
Tawaf ialah ibadah dengan mengelilingi Ka'bah 7 kali putaran sambil berdoa.

Sai
Sai adalah ibadah yang dilakukan dengan berlari kecil antara Bukit Shofa dan Bukit marwah sebanyak 7 kali.

Tahalul
Tahalul merupakan kegiatan akhir serangkaian ibadah umroh, pelaksanaannya dengan mencukur sebagian rambut atau keseluruhan.

Manfaat ibadah Umroh:
Beberapa manfaat melaksanakan umroh, diantaranya:
  1. Pahala Ibadah Umroh sama dengan pahala Jihad
  2. Dengan melaksanakan Umroh, dosa kita diampuni
  3. Umroh jugau dapat menghilangkan kefakiran
Banyak sekali manfaat Umroh dan tak bisa saya sebutkan semuanya di sini.

Bagi anda yang ingin melaksanakan Umroh, hati-hati, banyak penipuan. Pilihlah agen perjalanann umroh yang sudah terpercaya. Jangann menitipkan uang pada individu, sekalipun dia pegawai agen perjalanann Umroh. Jangan transfer uang pada rekening atas nama pribadi. Kecuali jika memang sudah terbukti. Satu-stunya agen yang transfer uangnya langsung ke perusahaan di Jakarta adalah PT. Arminareka Perdana. Namun, anda akan tetap ditemani oleh tim Arminareka Perdana di daerah anda. Tim Arminareka Perdana tidak memegang uang anda, mereka hanya membimbing anda.

PT. Arminareka juga memberikan solusi bagi semua, termasuk bagi anda yang tak punya uang:
  1. Bayar tunai bagi anda yang punyay uang
  2. Dicicil bagi yang punya pendapatan rutin
  3. Bermitra bersama kami, dan berangkat Haji/Umroh gratis + Penghasilan rutin
Semua orang bisa Umroh, tak perlu menunggu kaya. PT. Arminareka memberikan solusi. Kami bimbing anda sampai berangkat.
  • Hotel kami terdekat dengan Ka'bah, bintang 5, 
  • Juru masak dari Indonesia, 
  • Makan 3 kali
  • Pesawat Garuda
  • Tidak khawatir gagal berangkat
Baca:
Paket Umroh PT. Arminareka Perdana dan Biayanya

Rincian Kegiatan Umroh Paket Arafah 9 hari




Umroh bisa dilakukan sendirian, tetapi bersama PT. Arminareka perdana, anda bisa mengajak orang tua, anak, paman, dan saudara-saudara anda dengan sharing profit yang kami berikan.

Info lebih lanjut: 081578729803 (Sunardi - Tentor Bahasa Inggris

biaya umroh, biaya umroh 2015, umroh 2015

Panduan Perjalanan Umroh Paket Arafah 9 Hari

biaya umroh, biaya umroh 2015, biaya umroh 2015,

"Semoga kita semua dimampukan"

Berikut perjalanan Umroh Paket Arafah 9 hari.

Pembayaran: 
1) bisa dicicil, tidak harus bayar tiap bulan. Bayar DP 3.5 juta, langsung dapat asurandi kesehatan.
2) bisa gratis bagi yang mau bermitra
3) Hubungi 081578729803

Baca Paket Umroh lainnya

Hari ke 1) Berangkat dari Jakarta - Jeddah - Madinah

  1. Jamaah diharapkan berkumpul 2 jam sebelum keberangkatan di Bandara Internasional Soekarno Hatta Terminal 2F pintu 3 EF.

  2. Setibanya di Jeddah, perjalanan dilanjutkan ke Madinah

  3. Setibanya di Madinah, check-in di Hotel dan beristirahat


Hari ke 2) Di Madinah

  1. Jamaah berziarah ke makam Rasulullah. Ada taman surga di sana bernama Raudhah (Tempat dimana doa mudah diijabah), di Masjid Nabawi Madinah usai sarapan pagi. Tempat ini sangat diburu oleh jamaah karena siapa yang berdoa di tempat ini, maka Allah SWT akann mendengarnya dan mengabulkannya.

  2. Memperbanyak ibadah


Hari ke 3) Madinah - Mekkah

  1. Usai sarapan pagi, jamaah ziarah ke Masjid Quba. Masjid ini merupakann masjid pertama yang dibangun Rasulullah.

  2. Masjid ini jug dikenal dengan sebutan Masjid Qiblatain (Masjid 2 Kiblat). Di Masjiid ini Rasulullah saw. pertama kali menerima wahyu untuk memindahkan arah kiblat dari Masjidil Aqsa di Palestina ke Masjidil Haram di Mekkah.

  3. Jamaah juga mengunjungi Sab'ah, Jabal magnet, serta Jabal Uhud, lembah gunung tempat terjadinya Perang Uhud.

  4. Ziarah diakhiri dengan berkunjung ke pasar kurma. Anda bisa berbelanja kurma untuk oleh-oleh keluarga di rumah.

  5. Kemudian melanjutkan perjalanann ke Mekkah, namun mampir dulu sejenak di Adbyar Ali (Bir Ali) untuk mengambil MIQOT.

  6. Tiba di Mekkah, check-in Hotel. Mengerjakan Umroh pertama


Hari ke 4) Mekkah

  • Perbanyak ibadah di Masjidil Haram


Hari ke 5) Mekkah

  • Perbanyak ibadah di Masjidil Haram


Hari ke 6) Mekkah

  • Sebelum melaksanakan ibadah sholat subuh, jamaah akan dibawa ziarah ke Padang Arafah, Jabal Rahmah (Tugu peringatan untuk mengenang tempat bertemunya Adam dann Hawa), lalu ke Mina, Muzdalifah (Jamaah berkesempatan mengunjung Gua Hira tempat Rasulullah saw. menerima wahyu pertama), lalu ke Jabal Tsur (Tempat Rasulullah saw. dan Abu Bakar As Syidiq berlindung di gunung tersebut ketika hijrah ke Madinah). Kemudian yang terakhir jamaah kunjungi adalah Masjid Ji'ronah; disini jamaah ambil Miqot dan mengerjakan Umroh kedua.


Hari ke 7) Mekkah - Jeddah

  1. Melaksanakan Thawaf Wada' dan Sholat Dzuhur berjamaah

  2. Berangkat ke Jeddah. Setibanya di Jeddah jamaah melakukan City Tour dengan mengunjungi Laut Merah, Masjid Terapung, dan shopping Center Balad dan Corniche.


Hari ke 8) Jeddah - Jakarta

  1. Usai sarapan merupakan waktu bebas bagi jamaah

  2. Berangkat ke Airport dan kembali ke Jakarta


Hari ke 9) Jakarta

  • Insya Allah Jamaah sudah tiba di Jakarta


Nama-nama Hotel Tempat Jamaah Tinggal
Di Makkah:

  1. Pullman Zam Zam

  2. Royal Dar Eiman

  3. Safwa Orchid

  4. Al Gufron Hotel

  5. Hilton Tower

  6. Elaf Kindah


Di Madinah:

  1. Al Haram

  2. Dallah Taibah

  3. Dar Al Hijrah

  4. Royal Diyar

  5. Dar Eiman Royal


Di Jeddah:

  1. Roshan Al Azhar

  2. Al Azhar Trident

  3. Nawaras


Pendaftaran: Hub 081578729803 (Sunardi)

Bolehkah Orang Bodoh Jadi Bos?

Bisnis, jadi bos, tips bisnis, cara sukses
Sudah banyak motivator bisnis memotivasi kita semua agar berbisnis dan menjadi bos. Luar biasa motivasinya. Benar memang, seseorang yang tidak punya keahlian mempekerjakann orang yang punya keahlian, mereka yang tidak punya ilmu mempekerjakan orang berilmu. Itu fakta. Itu artinya, kebanyakan Bos perusahaan adalah orang bodoh, kasarannya "Orang Goblock".

Orang pintar memang banyak tahu: tahu yang baik dan yang buruk, tahu kekurangan dan kelebihan, hanyay saja mereka lebih sering melihat kekurangan dan keburukan sehingga takut bertindak. Sedangkan orang bodoh tidak tahu apa-apa, hanya punya keinginan. Dia bertindak sesukanya. Dan, banyak yang sukses.

Berani Ambil Risiko, Jangan Cengeng

Tetapi, risiko besar juga menanti. Bos perlu tahu dan paham tentang "Kepemimpinan", "Management", selain keberanian. Jangan sombong dengan mengatakan, "Aku pemberani, berani ambil risiko...!!" Jika ketika risiko tersebut dialami lalu merengek-rengek pada orang-orang terdekat dan merepotkannya, bahkan mengurangi gaji karyawan, atau bahkan meminjam uang pada karyawan dengan paksa. Sebab, berani ambil risiko itu berarti mau menanggung sendiri juga, buan hanya OMDO (Omong Doang) 'Bukann hanya dalam perkataan saja'.

Ada cerita dari teman facebook. Dia pernah bercerita perjalanan bisnisnya. Sukses memang. Tetapi, suatu ketika ia ditimpa musiha dengan kerugian miliarann rupiah. Stress... Tetapi ia bangkit dan sadar bahwa ia memang salah: tidak punya management yang baik, tidak punya arah dalam menjalankan usaha, tidak disiplin, dan sebagainya. Sejak peristiwa itulah beliau mulai belajar: pada teman atau lewat buku. Dan, ia sukses. Semoga yang lain segera ngikut sukses.

Karyawan dan Perbudakan

Perusahaan berdiri atas ijin pemerintah/penguasa. Tentunya dengan ketentuan-ketentuan tertentu: Management jelas, tujuan jelas, manfaat jelas, jumlah dan gaji karyawan jelas. Namun, kenyataannya tidak demikian. Mencari kerja sulit, banyak orang tidak pilih-pilih kerjaan. Pebisnis yang berilmu akan terus mematuhi aturan dan etika. Tetapi bagi bos yang bodoh/goblock, dia akan memanfaatkan keadaan ini. Ia bisa memperbudak karyawan, sebab karyawan tidak akan protes; mau protes, takut dipecat. "Dari pada tidak bekerja, sabar saja." Bagus.

Bagaimana dengan pemerintah, bagaimana dengan pihak yang bertanggung jawab terhadap permainan ini? Terus dibiarkankah perbudakan ini? Silahkan, tapi...

Hukuman dari aparat mungkin tidak akan menimpa para bos bodoh itu, tapi Tuhan tak membiarkan. Selain itu, mungkin saja ada dendam di hati para karyawan. Mungkin saja mereka melakukan hal yang tidak wajar, misalnya, membunuh bos atau keluarga bos, dan semacamnya. Pelaku kriminal tak selalu 100% pantas disalahkan.

Etika Bisnis


Satu hal yang membedakann manusia dengan hewan adalah etika. Orang beretika dihormat, dihargai. Jika suatu perusahaan dipimpin oleh orang bodoh dan tak paham etika, maka perusahaan tersebut tidak beda dengan binatang yang memikirkan perutnya sendiri, bahkan memakan dagingnyay sendiri, seperti seorang bos yang memakan hak karyawannya.

Semoga kita semuau mendapat taufik dan hidayah Tuhan. Semoga kita semua dituntun ke jalanNya. Semoga segala urusan kita dimudahkan. Semoga kita semua tambah sukses.

Pengalaman Menjinakkan Kucing Dengan Mantra Tadi Malam

Pawang Binatang, Amalan Menjinakkan Binatang, Kisah Nyata

Sepertinya bisa juga buat jinakin koruptor.

Ini pengalaman saya tadi malam. Saya tinggal di kontrakan. Di kontrakan ini sering ada dua kuding kampung keluar masuk. Yang satu warna abu-abu kecoklatan, yang satunya lagi hitam (agak kelabu) dan putih. Nah, yang hitam dan putih gesit sekali. Pernah satu hari dia tidur di kamar di tumpukan baju yang habis dicuci. Begitu saya masuk, dia langsung kabur.

Meskipun sering ketemu, kucing ini sulit sekali didekati. Mungkin karena memang tidak terawat. Dia sudah tidak akrabb dengan manusia. Beberapa waktu lalu saya bergabung group pecinta ilmu ghaib di Facebook. Saya coba tanya amalan yang bisa menjinakkan binatang. Akhirnya ada yang ngasih.

Nah, amalann inilah yang saya coba. Tadi malam, pas sekali, kucing hitam putih tadi tiba-tiba ada di karpet dekat tempat sholat. Dia sudah mau lagi, tapi segera saya baca amalan tersebut. Perlahan saya dekati sambil membacanya. Ternyata dia diam. Sayay ulurkan tangan, hampir saja digigit. Dia masih tampak marah. Terus saya baca. Akhirnya, aku bisa menyentuhnya, tapi nyentuh saja. Perlahan, akhirnyay dia mau dielus hingga tertidur.

Saya jadi ingin mencoba menggunakan amaln ini untuk menjinakkan "YANG LAINNYA"

UMROH Fasilitas Hotel Ring 1 Dekat Kakbah dan Koki Indonesia

Umroh paling nyaman itu jika hotelnya Ring 1, yakni hotel yang terdekat dengan Ka'bah. Jadi tidak perlu lari-lari untuk ibadah. Tidak terburu-buru. Jika hotel jauh, ibadah jadi kurang khusuk. Was-was juga takutu terlambat jemaah.

Untuk kesehatan, akan lebih enak jika juru masaknya dari Indonesia. Makanannya sudah sesuai dengan perut dan selera kita. Jadi lebih sehat. Kan tidak perlu repot-repot adaptasi dengan makanan baru. Jadi, 3 kali makan sehat semua.

Pemberangkatannya, akan lebih yakin jika menggunakan pesawat Garuda. Sudah terkenal kredibilitasnya. Tidak perlu was-was.

Nah, itulah yang banyak dicari oleh para calon jamaah UMROH. Agen yang menyediakan fasilitas tersebut hanya PT. Arminareka Perdana. Bahkan anda juga berkesempatan untuk mendapat harga lebih murah dan dapat penghasilan juga. Karena bagi PT. Arminareka Perdana, semua orang bisa pergi UMROH dan Haji dengan 3 cara:
  1. Bayar tunai bagi yang punya uang
  2. Cicil bagi yang punya penghasilan kecil tapi rutin
  3. Ikut bekerja bersama PT. Arminareka Perdana (Jadi Mitra)
Jadwal Umroh PT Arminareka Perdana 2015.
Untuk mendapatkan kepastian kursi, para jamaah harus membayar DP 3,5 juta dan Booking Seat  2-3 bulan sebelum keberangkatan sebesar:
  • USD 300 (Umroh 9 hari) atau
  • USD 500 (Umroh 12 hari, Umroh Plus Turki, Umroh Plus Aqsa, Umroh Ramadhan) dan
  • Rp 1.000.000 (perlengkapan umroh, airport tax dan handling bandara). 
Pelunasan biaya Umroh dan pemasukan dokumen Umroh 1 -2  bulan sebelum tanggal keberangkatan.

Paket PT Arminareka Perdana:
  1. Paket Arofah,
  2. Paket Mina,
  3. Paket Muzdalifah,
  4. Paket Marwa,
  5. Paket Umroh Plus Turki,
  6. Paket Umroh Plus Aqsa dan Petra,
  7. Paket Umroh Plus Dubai,
  8. Paket Umroh Plus Cairo,
  9. Paket Umroh Ramadhan.
Paket Arofah
Paket Umroh 9 hari dengan menggunakan penerbangan Garuda Indonesia dan Akomodasi Hotel Bintang Lima.
Biaya Umroh sebesar :
  1. USD 2600 perorang (sekamar berempat),
  2. USD 2650 perorang (sekamar bertiga),
  3. USD 2700 perorang (sekamar berdua).
Plus airport Tax, Perlengkapan dan Handling bandara : Rp. 1.000.000

Paket Mina
Paket Umroh 9 hari dengan menggunakan penerbangan Garuda Indonesia dan Akomodasi Hotel Bintang Empat.
Biaya Umroh sebesar :
  1. USD 2450 perorang (sekamar berempat),
  2. USD 2500 perorang (sekamar bertiga),
  3. USD 2550 perorang (sekamar berdua).
Plus airport Tax, Perlengkapan dan Handling bandara : Rp. 1.000.000

Paket MuzdalifahPaket Umroh 9 hari dengan menggunakan penerbangan Lion Air dan Akomodasi Hotel Bintang Empat Pemberangkatan dari Jakarta.
Biaya (Pemberangkatan dari Jakarta) adalah sebesar :
  1. USD 2200 perorang (sekamar berempat),
  2. USD 2250 perorang (sekamar bertiga),
  3. USD 2300 perorang (sekamar berdua).
Paket Umroh 10 hari dengan menggunakan penerbangan Flynas (Saudi) dan Akomodasi Hotel Bintang Empat Pemberangkatan dari Surabaya, langsung ke Madinah.
Biaya (Pemberangkatan dari Surabaya) adalah sebesar :
  1. USD 2400 perorang (sekamar berempat),
  2. USD 2450 perorang (sekamar bertiga),
  3. USD 2500 perorang (sekamar berdua).
Plus airport Tax, Perlengkapan dan Handling bandara : Rp. 1.000.000

Paket Marwa
Paket Umroh 13 hari dengan menggunakan penerbangan Flynas (Saudi) dan Akomodasi Hotel Bintang Empat.
Biaya Umroh sebesar :
  1. USD 2400 perorang (sekamar berempat),
  2. USD 2450 perorang (sekamar bertiga),
  3. USD 2500 perorang (sekamar berdua).
Plus airport Tax, Perlengkapan dan Handling bandara : Rp. 1.000.000

Paket Umroh Plus TurkiPaket Umroh 12 hari dengan menggunakan penerbangan Turkish Air dan Akomodasi Hotel Bintang Lima.
Biaya Umroh sebesar :
  1. USD 3100 perorang (sekamar berempat),
  2. USD 3150 perorang (sekamar bertiga),
  3. USD 3200 perorang (sekamar berdua).
Plus airport Tax, Perlengkapan dan Handling bandara : Rp. 1.000.000

Paket Umroh Plus Aqsa Plus PetraPaket Umroh 15 hari dengan menggunakan penerbangan Saudia Air dan Akomodasi Hotel Bintang Lima.
Biaya Umroh sebesar :
  1. USD 3600 perorang (sekamar berempat),
  2. USD 3650 perorang (sekamar bertiga),
  3. USD 3700 perorang (sekamar berdua).
Plus airport Tax, Perlengkapan dan Handling bandara : Rp. 1.500.000

Paket Umroh Plus DubaiPaket Umroh 10 hari dengan menggunakan penerbangan Emirates Air dan Akomodasi Hotel Bintang Lima.
Biaya Umroh Desember 2014 – 15 Juni 2015 untuk Paket Umroh + Dubai adalah sebesar :
  1. USD 2550 perorang (sekamar berempat), 
  2. USD 2600 perorang (sekamar bertiga), 
  3. USD 2650 perorang (sekamar berdua).
Plus airport Tax, Perlengkapan dan Handling bandara : Rp. 1.000.000

Paket Umroh Plus CairoPaket Umroh 12 hari dengan menggunakan penerbangan Egypt Air dan Akomodasi Hotel Bintang Lima.
Biaya Umroh sebesar :
  1. USD 2550 perorang (sekamar berempat),
  2. USD 2600 perorang (sekamar bertiga),
  3. USD 2650 perorang (sekamar berdua).
Plus airport Tax, Perlengkapan dan Handling bandara : Rp. 1.000.000

Akomodasi Hotel Bintang 5 untuk Paket Arofah dan Umroh Plus :
  1. Makkah : Pullman Zam Zam, Royal Dar Eiman, Movenpick
  2. Madinah : Hotel Al Haram, Hotel Dallah Taibah, Hotel Al Saha, Hotel Royal Dinar, Hotel Dar Eiman Royal
  3. Jeddah : Hotel Al Azhar, Hotel Roshan Al Azhar, Hotel Trident, Hotel Nawaras
Akomodasi Hotel Bintang 4 untuk Paket Mina, Muzdalifah dan Marwa :
  1. Makkah : Hotel Al Massa, Hotel Elaf Masyaer, Hotel Grand Rawdah, Kenzi Hotel, Hotel Ajyad Makarim, Hotel Mira Ajyad, Suhada Hotel, Hotel Dar Eiman Ajyad
  2. Madinah : Hotel Madinah Mubarak, Hotel Mubarak Silver, Hotel Waseel Reem, Hotel Fayruz Shatta, Israq Hotel, Hotel Al Ansor New Palace
  3. Jeddah : Hotel Al Azhar, Hotel Roshan Al Azhar, Hotel Trident, Hotel Nawaras.
Harga Paket Umrah sudah termasuk :
  1. Tiket Pesawat Jakarta – Jeddah Pulang Pergi
  2. Akomodasi Jeddah, Madinah dan Mekkah
  3. Ziarah dengan transportasi lokal dengan bus AC
  4. Makan 3 kali sehari dengan menu Indonesia
  5. Muthawwif / Guide
  6. Air Zam Zam 5 liter
  7. Visa Umrah
Harga Paket Umrah belum termasuk :
  1. Airport Tax, Handling dan Perlengkapan Rp. 1.000.000
  2. Biaya pembuatan Passport dan dokumen perjalanan lainnya
  3. Pengeluaran pribadi seperti laundry, telepon, tips, dll
  4. Tour tour / acara diluar program atas permintaan sendiri
  5. Kelebihan bagasi (over weight)
  6. Vaksin Maningitis (Rp. 305.000 / orang)
Pembatalan Paket Umrah :Jika calon jamaah Umrah terpaksa membatalkan diri, maka dikenakan biaya pembatalan sbb:
  1. Pembatalan 1 bulan sebelum keberangkatan (insert name) dikenakan USD 150
  2. Pembatalan 3 minggu sebelum keberangkatan dikenakan biaya 50%
  3. Pembatalan 2 minggu sebelum keberangkatan dikenakan biaya 75%
  4. Pembatalan 1 minggu sebelum keberangkatan dikenakan biaya 100%
  5. Perhitungan Biaya pembatalan = Harga Paket – USD 350 (Voucher) x Persentase (%)
*PentingPembayaran DP/Booking Seat/Pelunasan harus ditransfer langsung ke rekening perusahaaan Arminareka Perdana:
  1. Bank BCA. No. rek. 751-0172-820
  2. Bank Mandiri. No. rek. 156.0001408550 (Rupiah)
  3. Bank Mandiri. No. rek. 156.0001408576 (US$)
  4. Bank Syariah Mandiri. No. rek. 0690038383
  5. Bank BNI. No. 0147752748
  6. Bank BRI. No. 0528-01-000088-30-3
Atas nama PT Arminareka Perdana

Lebih lanjut, hubungi 0815 787 29803

biaya umroh, umroh 2015, biaya umroh 2015

biaya umroh, umroh 2015, biaya umroh 2015
Powered by Blogger.
 Mari Berdoa Agar Tambah Sukses

اللهم اكفني بحلالك عن حرامك وأغنني بفضلك عمن سواك

(Allahummak fini bihalalika ‘an haramika, waghnini bifadhlika ‘amman siwaka).

Artinya, “Ya Allah, berilah aku kecukupan dengan rezeki yang halal, sehingga aku tidak memerlukan yang haram, dan berilah aku kekayaan dengan karuniamu, sehingga aku tidak memerlukan bantuan orang lain, selain diri-Mu.”

HOT