Tuesday, 24 February 2015

Ayahku Tidak Punya Moral







_____________________________________________________________________________
"Kamu tidak ikut demo?"

"Demo apa?"

"Protes kinerja pemerintah."

"Orang tuaku saja masih belum benar perilakunya, kok mau protes pemerintah."

"Ngaco loh, orang tua dibilang begitu!"

"Kenyataannya begitu. Kita harus lihat kenyataan, Bro. Orang terdekat saja belum dibenahi, kok malah ngurusin yang jauh."

"Aneh lho. Hati-hati dengan orang tua. Keramat."

Cerita Fiksi, cerpen baru, cerpen Indonesia, contoh cerpen bahasa indonesia, kumpulan cerpen bahasa Indonesia,


Dimaz aktif di organisasi kampus. Ia menjabat seabgai pengurus bidang humas. Tetapi, ia mungkin satu-satunya aktivisi kampus yang tidak pernah ikut demo. Katanya, itu hanya buang-buang waktu. Katanya, itu hanya mengganggu orang lewat di jalan. Katanya itu bukan cara orang berilmu. Ia belajar berfikir kritis di organisasi, dan bahkan bukan hanya mengkritisi orang lain, tapi dirinya dan organisasinya pun ia kritisi, bahkan orang tuanya pun.

Menurutnya, orang tuanya tidak bermoral. Perilakunya tidak berprinsip. Menurutnya, orang tua seharusnya lebih bermoral dari anak muda, lebih bijaksana bersikap. Padahal, dulu dia yang dididik, bahakn dipukul kalau nakal.Sekarang,dia sudah banyak ilmu,sudah paham tentang nilai dan moral. Sekarang berbalik, ayahnya yang ia anggap tak bermoral.

"Kamu kok sering melamun, Bro?"

"Mikir keluarga, ortu."

"Kenapa?"

"Yaa, begitulah. Kehidupan mereka memburuk. Sering tengkar. Sama tetangga juga tidak baik."

"Namanya juga orang tua. Pendidikan mereka tidak seperti kita."

***
 "Mau kemana, Dim?"

"Pulang."

"Besok, tidak kuliah?"

"Cuma ambil uang di rumah."

"Minta orang tuamu?"

"Tidak. Minta bupatiku."

Reza tersenyum mendengar jawaban Dimaz. "Okay, hati-hati, Bro. Salam sama ortu, ya."

"Insya Allah."

_____________________________________________________________________________ _____________________________________________________________________________

0 comments:

Post a Comment