Home » , , , » Remaja Adu Keberanian, Kenapa Dengan Pelajaran Sejarah?

Remaja Adu Keberanian, Kenapa Dengan Pelajaran Sejarah?


______________________________________________________________
Sudah sering ya dengar kabar pelajar tawuran, bolos, minum, bahkan minum minyak tanah. Aneh-aneh saja. Ada juga anak SMP dan SMA adu keberanian godain mahasiswi. Wah, keren.

Tetapi, sepertinya belum ada di Indonesia remaja yang adu keberanian mengatakan "Saya adu nyali untuk hidup mandiri bulan depan. Besok saya bilang ke orang tua, bulan ini terakhir saya minta ke orang tua." Atau bulan depannya diganti tahun depan saja.



Coba search di google, banyak contoh-contoh orang kaya di usia muda, mereka sukses di usia muda.

Kenapa anak-anak kita tidak tertarik seperti mereka? Kok malah lebih tertarik adu jotos, dan hal-hal negatif lainnya? Apa kita yang tidak pandai menghargai kebaikan mereka di masa kecil? Apa kita lebih pandai menilai keburukannya?

Di sekolah ada pelajaran sejarah. Hingga saat ini saya juga masih bertanya-tanya fungsinya. Apa hanya untuk mengingat-ingat yang dulu atau memang ada fungsi tertentu? Atau mengajari siswa pandai menganalisa masa lalu? Atau melatih siswa agar pandai mengambil manfaat dari kisah?

Tetapi seingat saya, guru sejarah saya hanya menceritakan sejarah atau cerita adanya saja. Pernah saya ngobrol dengan teman-teman, satu diantara kami sarjana sejarah. Ada yang tanya, "Ngapain sejarah di pelajari, kan sudah selesai?" katanya. Kami hanya tertawa, termasuk si sejarawan sendiri.


______________________________________________________________

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Blog Archive

 Mari Berdoa Agar Tambah Sukses

اللهم اكفني بحلالك عن حرامك وأغنني بفضلك عمن سواك

(Allahummak fini bihalalika ‘an haramika, waghnini bifadhlika ‘amman siwaka).

Artinya, “Ya Allah, berilah aku kecukupan dengan rezeki yang halal, sehingga aku tidak memerlukan yang haram, dan berilah aku kekayaan dengan karuniamu, sehingga aku tidak memerlukan bantuan orang lain, selain diri-Mu.”

HOT