Kanker Usus Besar

Kanker ini merupakan yang umum ketiga yang menyebabkan kematian. Terjadi ketika sel-sel menjadi abnormal, yakni Jika se-sel tetap terus membelah ketika sel-sel baru tidak diperlukan, suatu massa dari jaringan terbentuk. Massa dari jaringan ekstra ini yang disebut suatu pertumbuhan atau tumor, ada yang ramah (tidak berbahaya) ada yang ganas (berbahaya).

Di Singapore, kanker usus besar sering menjadi penyebab kematian, terutama pada penduduk berkebangsaan cina. Kanker ini dapat menyerang berbagai usia, namun lebih sering pada usia 50an.

Gejala-gejalanya:
  • nyeri di perut
  • benjolan di perut
  • banyak buang air besar dan perubahan bentuk fases
  • anemia dan gejala kronis akibat penyerapan racun
Wah, menakutkan juga ya.

Kesehatan memang mahal. Jaga kesehatan. Ada beberapa buah yang bisa mencegah munculnya kanker usus besar, berikut:
  • makanan tinggi folat
  • susu
  • alpukat
  • cokelat
Selain itu, pola hidup juga sangat menjamin kesehatan kita. Atur poa hidup sehat kita.

referensi 1
referensi 2
referensi 3

Wanita Berbadan Pendek, Bersyukurlah

Aneh-aneh saja

Banyak wanita merasa tidak pede karena postur tubuh yang pendek. Bahkan ada yang pake higheel yang tingginya separuh betis. Waduh. Ingin kelihatan tinggi. Ada yang pake baju liris atas ke bawah, biar tampak tinggi.

Ingat, segala sesuatu ada hikmahnya.

Baru saja membaca situs asiaone tentang hasil penelitian terhadap resiko kanker yang dilakukan oleh American Association for Cancer Research, ditemukan bahwa wanita tinggi lebih beresiko terkena kanker. Wah, gawat. Padahal, tinggi itu identik dengan kecantikan, katanya.


Dalam penelitian tersebut tidak disebutkan berapa tinggi yang dimaksud. Tinggi itu kan nilai, nilai adalah ukuran, yaitu suatu perbandingan. Kita bisa mengatakan di B ini tinggi sekali, karena kita tidak pernah melihat wanita yang lebih tinggi dari B. Andai saja kita sudah sering melihat yang lebih tinggi dari si B, nilai yang muncul bukan tinggi lagi, tapi "Si B itu pendek".

Namun, tinggi bukanlah satu-satunya penyebab kanker. Pola hidup justru lebihh penting.

Sumber

Pakan Sapi yang Tahan Disimpan Setahun

Baca judul di atas, ini solusi beternak agar lebih hemat waktu, bisa usaha lainnya juga.

Kekurangan hijauan sering jadi masalah di musim kemarau. Kalau ternak sapi 1, 2 ekor mungkin tidak terlalu masalah, tapi kalau sudah 20 ekor? atau lebih? Wah, gawat?

Bagaimana kalau pas musim hujan ngarit sebanyak-banyaknya, lalu disimpan, pas musim kemarau dikasikkan sapinya. Paling sapinya ngelirik sambil mbatin, "Lho ni belum tahu gua ya...!" hehehee...

Kasihan dikasih daunan kering, gisinya hampir tidak ada, sulit dicerna juga.

Lalu?

Tahu tape kan? Kotaku dikenal dengan kota tape. Makanan yang dibuat dengan proses fermentasi. Lebih awet memang.


Nah, proses ini menjadi solusi buat peternak. Bukan hanya menjadikan awet, tapi juga meningkatkan kualitas gisi. Bahan yang difermentasi adalah jerami. Ya, jerami yang biasanya dibakar di sawah-sawah.

Denan tekhnologi sederhana, jerami bisa dibuat menjadi Tape jerami. Bahan-bahan yang dibutuhkan pun tidakk terlalu mahal, yakni 1 botol bioactivator "Ragi Tape Jerami", 1 kg molasse/tetes tebu untuk 1 ton jerami.

Jerami padi yang diolah menjadi Tape Jerami meningkat kandungan proteinnya menjadi sekitar 7 - 9%, serta lebih mudah dicerna. Aromanya harum karamel dan lebih higienis.

Sebelum difermentasi jerami padi bergizi rendah (hanya mengandung protein 2-3% saja) serta sedikit vitamin dan mineral. Selain itu, jerami padi juga sulit dicerna karena kandungan serat kasarnya yang sangat tinggi.

Bagus kan?

Ayo, peternak sapi, jangan takut kekurangan rumput/hijauan lagi. Mumpung banyak jerami, kumpulkan sebanyak-banyaknya. Tape jerami tahan disimpan selama setahun.

Baca Langkah-langkah pengolahannya

Jual Ragi Tape Jerami

Tinggalkan Indonesia, Ceraikan istri Juga? Buang Anak Juga?

Beberapa bulan lalu saya ditawari buku bagus oleh rekan kerja, yakni buku berjudul "Tinggalkan Sekolah Sebelum Terlambat". Hehe... Terus, bagaimana nasib para guru? Ada-ada saja. Banyak juga saya lihat kekaguman-kekaguman mahasiswa terhadap orang-orang sukses yang DO dari sekolah atau kampus. Bahkan ada yang kabur dari rumah.

Aneh-aneh saja.

Ada seorang blogger yang mengkritik kekaguman mereka. Kata beliau dalam tulisannya (di postingan sebelumnya), "Benarkah mereka sukses karena DO?" begitu intinya.

Seorang pemuda pendiri penyedia blog Tumblr yang dibeli Yahoo senilai US$1,1 miliar, David Karp juga berhenti dari sekolahnya, bahkan atas izin orang tuanya. Tetapi dia tidak sukses begitu saja setelah DO. Dia berhenti sekolah karena butuh waktu untuk belajar.

"Belajar"

Satu kata itulah yang perlu kita cermati. Bukan karena sulit ngerjakan banyak tugas di kampus, terus mau DO agar segera sukses. Ini perlu dipertanyakan, ingin belajar lebih giat atau malas?

Tidak perlu panjang lebar. Ada lagi yang perlu kita pelajari.

"Apakah jika tangan atau anggota badan lainnya terkena penyakit, lalu mau kita amputasi? Benarkah keinginan semacam itu langsung muncul?"

Saya yakin jawabannya, "Tidak".

Pertanyaan lagi, ketika sudah hidup lebih besar, dari individu menjadi keluarga. Berarti diri sudah bukan satu, sudah bernama keluarga. Jika istri atau suami punya sifat buruk, mau langsung dibuang? Sebagian suami akan menjawab "iya", calon penggantinya banyak. hehehe...

Bagaimana jika anak atau orang tua yang mempunyai sifat buruk?

Seorang ibu yang sejati akan sulit untuk tidak menangis.

Pertanyaan berikutnya, bagaimana dengan negeri ini?

Apakah karena pejabat atau manusia-manusianya buruk, lalu kita tinggalkan saja negeri ini?

Masih ingat kisah seorang pembunuh yang membunuh 99 orang, kemudian dia membunuh seorang abid juga yang mengatakan bahwa dosanya tidak akan diampuni? Ia kemudian bertemu seorang alim. Orang alim inilah yang mengatakan bahwa dosanya akan diampuni, dan beliau menyarankannya untuk hijrah/pindah karena penghuni wilayah itu berperilaku buruk.

Akankah kita yang di Indonesia juga begitu? Karena sulit menjadi orang baik, lalu ingin meninggalkan negeri ini? Negeri ini kaya. Tapi kita miskin. hehehe... Salah siapa? Mau saling menyalahkan?

Kemudian, bagaimana dengan sekolah? Mau ditinggalkan juga?

Jawab sendiri.

Tapi saran saya, lebih baik mari semangat belajar. Belajar dan belajar. Sesuatu yang dilihat buruk, jika itu dalam tanggung jawab orang lain, berarti itu petunjuk bahwa kita sudah ditambah ilmunya. Bersyukur.

Belajar dan bersyukur.

Ingat film 3 ideot? Si Raju? "I just say 'Thank you'" katanya, karena Tuhan telah memberinya hidup.

FPI Bentrok sama Warga

Baca respon Ran, Du, dan Cang di bawah ini:

Du: Kalau kyai jaman dulu hobinya wiritan di masjid dan musholla, Kang.
Ran: Iya, sampek anak istrinya hobi puasa.
Cang: (Mau tertawa)
Ran: Kenapa ketawa? Siang malam wiritan, mau makan apa?
Du: Pemuda jaman dulu suka laguin syair-syair islami di musholla dan masjid-masjid. Ya Rasulallah salamun alaik.
Ran: Ya nabi salam alaika.
Cang: Memangnya pemuda sekarang kenapa? (Sewot)
Du: nggak usah marah. Kalau gak nakal, sukanya nyalahin orang. Ini keliru, yang benar gini. gak gitu, gini. begitu kan?
Ran: Iya. Ini dilarang. Ini itu gak boleh. Katanya cuma buang-buang waktu.
Du: Seni itu kan bagus. Lebih enak ketawa ria bersama saudara, dari pada debat apalagi bentrok. Seni dilarang, mending ngaji, katanya. Ngaji kalau hatinya gak dididik, ya jadi gak karuan.
Ran: Itu namanya tahu tapi tidak paham.
Du: Tidak boleh berseni, akhirnya anarkis.
Ran: Bahas anarkisme memang gak selesai-selesai.
Du: Dulu negeri ini terkenal kesantunannya. Lemah lembut orangnya.
Cang: Makanya, didik anak-anak yang benar. Beri contoh yang baik pada mereka.
Du: (Mendesah) Lagi-lagi yang tua kau salahin.
Cang: kalau bukan yang tua, siapa yang didik anak-anak? Batu?
Ran: (Mendesah)

Brimob Sama Pak Polisi Bentrok

Dah lama tidak posting tulisan di blog ini. Tadi buka group fb, langsung nemu berita puluhan Brimob serang markas Sabhara Polda Jateng.

Jadi teringat masa-masa di STM dulu. Coba saya buatkan drama dialog tentang kejadian ini.

Ran: Sudah dengar berita kan?
Du: Bukan Du kalau gak denger.
Ran: Nah, bagaimana menurutmu?
Du: Berita apa?
Ran: (Gusar) Dasar...!! Ni, Pak Brimob berkelahi sama Pak Polisi.
Du: Lolololo... Masalah apa?
Ran: Wes, gak usah dipikir. Mending kita mikir bagaimana mencari keamanan. Kalau ini berlanjut? sementara ini memang hanya puluhan yang begitu, tapi kalau menular, wah gawat.
Du: Jin.
Ran: Jin. Jin apa? Mahluk halus? Dimana?!

Du: Kita pake Jin aja buat tenaga keamanan. Ayo ke Pak dukun.
Ran: (Diam agak lama) Pintar juga lho ya. Ayo...

Brangkat...

(Bertemu Cang)
Ran: Hei, Cang. Dari mana?
Cang: Dari kampus, kumpul-kumpul ma teman-teman.
Du: Rajin amat lho...
Cang: Bahas masalah perilaku manusia kita. Tentang anarkisme.
Ran: Brimob dan Polisi?
Du: Padahal dulu cuma isu, polisi musuhan sama tentara.
Ran: Kita juga habis ngomongin itu.
Cang: Terus, kalian mau kemana?
Du: Dukun.
Cang: Hah..!! Dukun? Mau ngapain?
Ran: Mau nyewa tentara sama polisi jin. Buat jaga-jaga keamanan.
Cang: Aneh.
Du: Hidup itu butuh keamanan.
Cang: Petugas keamanan juga butuh keamanan. Jin juga.
Ran dan Du: (Diam, saling toleh) Terus?
Cang: Didik anak-anak yang benar, biar kelak jadi orang yang bertanggung jawab, bukan perusak.
Du: Wah, lebbay amat lho. Belum nikah, dah tua pikirannya.
Cang: Kalau semua orang terdidik, bumi ini akan aman.

Penipuan Excenza

Banyak saudara kita yang mencari pekerjaan, demi meyambung hidup, demi mewujud impian. Mereka berlomba. Ada yang baik mengulurkan tangan buat mereka, ada yang jahil, ada yang super tega menipunya. Banyak yang menawarkan pekerjaan, ada yang beneran, ada yang penipuan.

Ada yang sudah mendapat pekerjaan, tapi ternyata bosnya lebih kejam dari buaya, atau rekan kerja yang tidak kooperatif. Sehingga, banyak yang memilih menjadi pengusaha mandiri, bisa mengatur waktu.

Di era baru, ada jalur baru untuk meraih penghasilan, namun tidak sedikit pula penipuannya. Salah satunya adalah Excenza.com. Saya pernah bertanya dimana kantornya pada yang sudah gabung, belum terjawab. Artinya, bisnis ini hanya ada di dunia maya. Tetapi member-membernya tidak ada yang tidak dibayar, semua digaji.

Namun, ada banyak yang mundur, alasannya tugasnya terlalu berat. Mereka merasa tidak sebanding antara kerjaan dan bayaran. Banyak pilihan memang dalam bekerja, ada yang besar bayarannya, tapi berat, ada yang bayaran pas-pasan, tapi nyaman kerjaannya, ada yang kerjanya berat, gaji dikit, lingkungannya buruk amat. Tetapi jika tidak ada pilihan lain, apapun akan dilakukan.


Mengenai Excenza?

Sampai saat ini belum ada yang mengatakan bisnis ini penipuan, sudah terbukti. Saya sendiri juga sudah membutikan, tetapi, senior-senior yang rupanya agak menipu dalam mempromosikannya. Ini yang menurut saya kurang sehat. Jamaah yang tidak baik mengkhawatirkan kehidupannya, bisa ambruk ni bisnis jika banyak kebohongan yang dilakukan member-membernya.

Apa kebohongannya?

Dalam promosinya, "Tak perlu cari iklan baris, sudah tersedia, tersedia banyak job tambahan, dan semacamnya." Ini kurang fair. Kenyataannya tidak begitu, member baru perlu mencari dulu/memilih-milih situs iklan baris yang aktif dari yang tersedia. Syukurlah jika ternyata lebih dari separuh yang bisa digunakan

Namun, beberapa senior mendirikan group di facebook untuk sharing, jadi bisa minta bantuan di sana. Meskipun tidak seratus persen dibantu.

Intinya, semua butuh kerja keras.

Promo-promo cepat kaya, kerja ringan hasil banyak, itu memang menarik, tapi membuat mati semangat. Ini hanya mematikan masa depan. Lebih baik dekat sama orang yang suka memotivasi, meskipun jalannya terjal, ini akan mengantar anda pada derajat yang tinggi, bukan jadi pemalas yang banyak berkhayal.

Sebar kata-kata motivasi, itu lebih baik.
Powered by Blogger.
 Mari Berdoa Agar Tambah Sukses

اللهم اكفني بحلالك عن حرامك وأغنني بفضلك عمن سواك

(Allahummak fini bihalalika ‘an haramika, waghnini bifadhlika ‘amman siwaka).

Artinya, “Ya Allah, berilah aku kecukupan dengan rezeki yang halal, sehingga aku tidak memerlukan yang haram, dan berilah aku kekayaan dengan karuniamu, sehingga aku tidak memerlukan bantuan orang lain, selain diri-Mu.”

HOT