Home » , , , , , , , , , , » Anak Kecil Jadi Pengusaha, Yang Tua Jadi Kuli

Anak Kecil Jadi Pengusaha, Yang Tua Jadi Kuli


______________________________________________________________
Pernahkah melihat saudara-saudara kita yang usianya sudah kepala 3, 4, atau kepala 5, dan sedang kebingungan mencari lowongan kerja, menawarkan tanda bukti lulus ke sana-sini?

Pernahkah melihat para sarjana mondar-mandir mencari kerja, namun kahirnya jadi kuli? Pernahkah melihat orang berijasah berebut uang negara?

Bantulah mereka. Negara bisa maju bila memiliki banyak penduduk yang hidup mandiri, tidak menggantungkan hidup pada negara. Mereka adalah para pengusaha, mereka menciptakan lapagan kerja. Mereka tidak rebutan kursi. Mereka mampu memberi, bukan meminta.

Wahai generasi, coba baca kisah berikut:

Namanya adalah Farrhad Acidwalla, baru berusia 17 tahun. Masih sangat muda ya...

Dengan bermodal US$10 dari orangtuanya, ia telah masuk dalam peringkat entrepreneur pada usia 13 tahun ketika memutuskan membangun komunitas online yang khusus menyasar aviasi dan aero-modeling. Beberapa bulan kemudian, dia memutuskan menjual komunitasnya tersebut kepada seorang penggemar senilai US$1.200.


Empat tahun kemudian, Acidwalla menempatkan US$400 pada Rockstah Media sebuah agen yang fokus pada bisnis branding, pemasaran, dan pengembangan web di Maharashtra, India.

"Di masa depan, kami berencana mendiversifikasi usaha dan memperluas skala bisnis dengan memproduksi program hiburan berbahasa Hindi," kata Acidwalla. seraya mengungkapkan dirinya mempertahankan 42 pegawainya dengan menawarkan keuntungan kepemilikan saham.

Semua bisa lebih dari dia. Tidak perlu punya banyak uang dulu. Modal utama adalah semangat. Banyak bisnis yang bisa dijalankan tanpa modal uang.

______________________________________________________________

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Blog Archive

 Mari Berdoa Agar Tambah Sukses

اللهم اكفني بحلالك عن حرامك وأغنني بفضلك عمن سواك

(Allahummak fini bihalalika ‘an haramika, waghnini bifadhlika ‘amman siwaka).

Artinya, “Ya Allah, berilah aku kecukupan dengan rezeki yang halal, sehingga aku tidak memerlukan yang haram, dan berilah aku kekayaan dengan karuniamu, sehingga aku tidak memerlukan bantuan orang lain, selain diri-Mu.”

HOT