Siswa Tidak Bersalah Karena Salah

Membaca berita di merdeka.com tentang 5 siswa yang nekad setelah mengetahui bahwa dirinya tidak lulus UNAS. Ada yang mengamuk memecahkan kaca sekolah, merusak ruang kepala sekolah, bahkan ada yang bunuh diri. Ada cerita yang unik, salah satu siswa SMP melempar atap sekolah SMA setelah tahu kakak kandungnya yang sekolah di SMA tersebut tidak lulus.

Saya juga seorang guru. Melihat peristiwa itu semua, ada pertanyaan yang muncul dalam diri saya dan ingin mengajak semuanya untuk bertanya demikian, “Apa itu belajar?” Saya tidak hendak bicara teori dari beberapa ahli pendidikan yang sudah diakui teorinya untuk memberi definisi terhadap belajar. Tetapi pertanyaan ini akan lebih tepat bila ditanyakan oleh para orang tua dan guru pada diri sendiri.
Setiap manusia berakal tentu berbuat jika ada niat. Dia selalu berbuat sesuai ilmunya, menurut pengetahuannya, bukan meniru-niru orang lain.

Ketika orang tua menitipkan anaknya ke sekolah, apakah yang ada di benaknya? Agar dapat ijasah sehingga dikatakan pintar oleh orang banyak? Agar mendapat pengalaman belajar bersama teman-temannya di sekolah? Agar mendapat ilmu yang
bermanfaat untuk masa depannya? Atau apalah?

Jika jawabannya yang pertama, saya kira mudah saja, tidak terlalu sulit. Tanpa belajar pun generasi kita bisa mendapat ijasah. Banyak sekali akal untuk mendapatkan ijasah, apalagi bagi orang tua yang beruang.

Jika jawabannya adalah yang kedua, saya rasa, tidak mendapat ijasah pun tidak apa-apa, yang penting sudah pernah belajar, sudah mendapat pengalaman.

Jika jawabannya adalah yang ketiga, saya berani berpendapat, sekolah saja tidak cukup, sekalipun diberi seratus ribu ijasah. Sekolah bukanlah lautan ilmu, bahkan danau ilmu pun masih kurang tepat. Saya bandingkan, adakah orang tua, terutama yang kaya, mau memasrahkan pengasuhan anaknya pada orang lain yang kurang mampu ekonominya? Saya kira tidak ada. Bahkan, saya yakin tidak ada orang tua, andai dia benar-benar orang tua, yang mau menyerahkan sepeuhnya pengasuhan anaknya pada orang lain. Orang tua yang penyayang tidak akan pernah puas memberi untuk anaknya.

Apalagi tentang pendidikan. Benarkah orang tua mau memasrahkan seratus persen pendidikan anaknya ke sekolah? Dan mereka cukup bersntai di rumah, karena merasa sudah bekerja mencari nafkah untuk menghidupi anak-anaknya? Benarkah itu sudah cukup untuk buah hati anda?
Terutama seorang ibu, saya yakin hatinya akan berkata tidak.

Definsi belajar. Menurut saya masing-masing orang tua punya pengertian sendiri-sendiri. Saya sendiri mendefinisikan pendidikan sebagai usaha berubah menjadi lebih baik, tidak harus ditentukan objek yang dipelajari. Menurut saya, keberhasilan belajar bukan menguasai Matematika, Fisika, Sejarah, dan semacamnya. Tetapi, belajar adalah perubahan yang terus menerus dilakukan untuk menjadi yang lebih baik.  

Ya, terus-menerus. Bukan sampai UNAS, bukan berhenti setelah bergelar sarjana atau profesor. Kehidupan tidak statis.

Ada yang lebih penting dari sekedar memberi pengetahuan ini dan itu, yakni pembangunan budaya belajar dan cinta membaca. Bukan budaya menjawab soal-soal pilihan ganda. Bukan budaya tawar menawar nilai berupa angka. Jika nilai angkanya kecil, ngerjakan tugas lagi, berubahlah nilai tadi menjadi lebih besar.

Justru siswa yang malas dan nakal kadang lebih sukses belajar. Dia memang tidak tahu banyak ilmu-ilmu yang diajarkan di kelas, tetapi dia menekuni sesuatu yang diminati dan terus mempelajarinya. Dalam dirinya tertanam budaya belajar mandiri. Hanya saja, guru dan orang tua sering menghinanya karena yang ia pelajari tidak sama dengan teman-temannya di sekolah.

Jika belajar adalah usaha berubah menjadi lebih baik, jadi tidak perlu menanamkan pemikiran pada generasi bahwa sekolah adalah satu-satunya penentu nasib masa depan, terlebih program UNAS. Tak perlu ada pelajar yang bunuh diri, menagis, atau mengamuk seperti orang gila hanya karena tidak bisa memenuhi permintaan pembuat soal UNAS.

Penglaris Dagangan dan Agar Cepat Dapat Jodoh


Hari ini dunia seperti berputar balik ke masa silam, saat masih hidup di desa terpencil, saat ilmu hanya didapat dari guru-guru di desa, baik di musholla atau di madratsah ibtidaiyah.

Saat itu, menarik sekali info-info yang disampaikan para senior di musholla atau di madratsah. Tentang ilmu kesaktian, ilmu pemikat hati wanita, ilmu penglaris. Dunia gaib menjadi topik yang selalu hangat untuk dibicarakan pada saat itu. Amalan-amalan kekebalan tubuh, pemikat wanita, dan penglaris ramai diperbincangkan, meskipun agak ditutup-tutupi.

Saya sendiri juga pernah mengamalkan beberapa bacaan untuk memikat hati wanita, agar hajat terkabul, dan kekebalan tubuh. Sayangnya tidak begitu sukses. Mungkin karena saya terpengaruh kuat sekali oleh kata-kata yang sering dilontarkan oleh almarhum kyai saya yang juga pak de saya waktu masih mengaji di musholla. Kata-kata tersebut sangat sederhana, tetapi mampu membangun jiwa untuk menjadii pemikir hebat. "Pa seggut ngen-ngangen," begitu kata beliau dalam bahasa Madura. Maksudnya, sering-seringlah mengkaji segala sesuatu/memikirkan sesuatu/merenungkan sesuatu.


Entah kenapa, kata-kata tersebut sangat merasuk ke jiwa saya. Saya pun gemar mempertanyakan sesuatu yang baru saya temui, termasuk Tuhan sendiri (Akhirnya terjawab). Inilah yang membuat saya gagal mengamalkan amalan-amalan yang diberikan oleh para senior-senior yang sudah pintar.

"Kenapa...?"

Kata tanya itulah yang selalu saya sodorkan pada diri saya. Padahal, kata mereka, keberhasilan suatu amalan itu tergantung keyakinan hati.

Pagi tadi, tiba-tiba saya ingin browsing tentang dunia itu lagi. Kata kunci yang saya ketik di google: "Amalan agar dagangan laris." Ternyata ada beberapa yang muncul. Saya baca. Kebanyakan mereka dapat dari seorang kyai. Ada juga yang dapat dari website lain.

Seperti biasa, selalu ada yang berkomentar "Ini bid'ah". Di desa juga sering begitu. Batin saya, "Anak kecil." Ya, saya menganggap orang seperti itu sebagai anak kecil. Kenapa? Kita semua adalah mahluk sosial, selalu membutuhkan satu sama lain. Tidak ada manusia sempurna, yag saat ini menjadi yang terbaik, bisa jadi esok dia menjadi yang terburuk. Karena itu, bersikap baiklah dengan sesama. Jika memang menemukan kekeliruan pada diri saudaranya, lebih baik diajak berunding dengan penuh jalinan persaudaraan.

Bahkan ada yang langsung mengatakan syirik, ajaran setan, bantuan mahluk jin, dan semacamnya. Itu bagus. Berarti dia adalah orang yang peduli. Tetapi, secara tidak langsung dia sudah mencontohkan kemalasan mempelajari kasus. Sebagai muslim yang berewajiban belajar seumur hidup, semestinya dia menunjukkan sikap belajarnya, mempelajari kasus tersebut terlebih dahulu. Jika lansung-langsung protes begitu, seolah-olah ia malas berpikir, malas mempelajari kasus secara dalam, malas memikirkan efek negatif kata-kata/lisan, malas bermusyawarah.

Sempat saya menjawab komentarnya di bawah salah satu tulisan amalan penglaris. "Coba anda dirikan lembaga yang mampu membantu meningkatkan kesejahteraan orang-orang di sekitar anda, hal-hal semacam ini pun akan berhenti dengan sendirinya," demikian komentar saya.

Agak risih juga mendengar orang-orang yang berpakaian identitas muslim sejati dan memprotes orang-orang di desa. Bukannya membantu meningkatkan kesejahteraan mereka, malah menghina.

Kadang saya bertanya-tanya dalam hati, "Apa mereka yang gemar memprotes itu selalu mendoakan agar mereka yang keliru diberi petunjuk?"

Mari kita saling mendoakan. Semoga hari esok kita lebih baik dari hari ini. Saya pernah dapat petuah dari tutor saya. Memang beliau tidak begitu yakin haditsnya shahih. Hadits tersebut menyebutkan bahwa barang siapa yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuannya, maka 5000 malaikat mendoakan agar hal yang dipintakan dalam doanya terjadi pada dirinya. Amin.

Aku Adalah Aku Blogger

This is my blog, personal blog. Blog ini mewakili saya di dunia maya. Kukenalkan about me pada dunia melalui blog ini, my personal blog. Dunia mengenalku leat karya, setingannya, dan semua features on the surface of this blog.

It's me. You see who I am here.

Sudah lama sebenarnya suka buat blog, tapi kok sedikit yang baca? Pernah menuduh orang-orang sudah tidak hobi baca lagi. Hehee... Pernah juga merasa tidak bakat jadi blogger. Tetapi karen amemang sudahh minat dan hobi, lanjut aja buat blog, nulis dan nulis.

Baru beberapa waktu lalu dapat ide dari blogger-blogger lain. Kuikuti sarannya dengan ngeluyur megunjungi blog-blog saudara rekan-rekan blogger dan ajak mereka tukar link.

Bukan hanya itu, saya juga memanfaatkan RSS Graffiti di facebook. Jadi, sekali posting tulisan, langsung muncul di berbagai halaman dan fanspage facebook yang saya buat. Ada yang langsung ke twitter, dan
twitternya juga ke facebook, heheee, jadi double tripple posting.

Ada yang lebih seru lagi ni, yaitu berkumpul bersama sesama blogger personal di group facebook Blogger Energy. Bisa sharing banyak ilmu bersma sesama blogger personal. Klick gambar berikut:

Photobucket

Peluang Pemasar Muda dan Pegawai

Lowongan kerja selalu diburu. Tetapi tidak semua lowongan kerja yang diburu. Biasanya yang menggaji bulanan dan mencukupi kebutuhan. Sementara kenyataan di lapangan, yang banyak dibutuhkan adalah pemasar/penjual.

Jabatan ini biasanya tanpa gaji tetap, alias tergantung hasil penjualan. Jika tidak laku, tidak dapat gaji. Begitu kiranya. Ini yang tidak disukai oleh mereka yang berburu pekerjaan.

Saya sudah berkali-kali bekerja sebagai pemasar produk. Tidak terlalu serius, hanya coba-coba. Memang terasa berat, jika dianggap berat. Pernah saya melamar di perusahaan laboratorium baahsa. Ketika menghadap supervisor, beliau bertanya, “Berapa gaji yang anda inginkan?”, saya jawab 600ribu sudah cukup untuk anak kuliahan. Beliau tertawa, “Kenapa tidak minta gaji 7juta?”

Ya, beliau membangun mimpi agar semangat memasarkan.

Keluhan
.

Sebenarnya bukan hanya yang bekerja sebagai pemasar yang mengeluh. Saya pernah bekerja di perusahaan milik bos tionghoa. Luar biasa. Jika anda suka nonton film india jaman dulu, tentu anda tahu tuan takur, sang tuan tanah. Seperti itulah. Kerja harus 24 jam. Jika bos datang, semua harus kelihatan bekerja. Para petinggi harus berbaris mengikuti langkah beliau di belakangnya mengelilingi perusahaan. Bukan hanya itu, kami harus membiasakan diri dengan caciannya. Luar biasa.

Kalau saya bandingkan, marketing itu bebas. Pagi datang absen, terus keluar. Jika dalam 1 jam sudah terjual sesuai target, dia bisa bersantai di rumah. Bukan begitu, Kawan. Sedangkan pekerja yang bergaji tetap, dia harus tinggal di kantor selama 7 jam atau 8 jam. Ada juga yang tidak sampai 3 jam, yakni guru. Ada beberapa sekolah yang tidak mewajibkan guru untuk berada di sekolah kecuali jika hanya ada jam ngajar.

Pemasar berpeluang berpenghasilan sangat besar, tergantung semangatnya. Pegawai, nunggu kenaikan pangkat.

Bagi yang beragama islam, pinntu rizki pegawai hanya 1 pintu. Pengusaha, termasuk pemasar, 9 pintu. Itu perbandingannya. Luar biasa.

Anda ingin jadi pemasar sukses, tapi  merasa terlalu muda?

Sebagai seorang pemasar harus bergerak cepat dan mengikuti perkembangan jaman. Ibarat pemain bola, kejar bola. Tetapi tidak ngawur, harus análisis yang baik dan dalam. Pemasar ibarat lokomotif penggerak perusahaan, begitu kata Presiden Direktur PT Bintang Toedjoe Joseph D. Angkasa

Usia muda dan kurangnya pengalaman tidak jadi masalah di dunia pemasaran, semua bisa menjadi pemasar hebat. Pegawai harus berijasah. Yang muda sering lebih berani bertindak beda, keluar dari pakem yang sudah umum dijalankan. Dengan rasa percaya diri yang. tinggi, pemasar muda akan mampu tampil kreatif dan inovatif.


Bagi pemasar muda, setiap kesulitan yang dihadapi adalah pembelajaran atau proses untuk naik ke level kwalitas yang lebih baik. Pemasar tua yang merasa sudah berpengalaman kadang terjebak enggan mencoba cara baru yang mungkin lebih sesuai dengan era sekarang. Sehingga mereka tampak tidak kreatif.

Kenapa Harus Sekolah?


Menarik membaca blog Mas Ahmad Wibawa tentang pebisnis sukses yang DO dari kuliah. Memang, rekan-rekan mahasiwa, bahkan yang sangat rajin belajar (bukan masuk kuliah) sekalipun mengagung-agungkan keberhasilan mereka, juga tindakan mereka keluar dari kampus.

Padahal, tidak semua yang DO dari kampus itu sukses. Sependapat dengan Mas Ahmad Wibawa, mereka sukses bukan karena DO-nya, tapi karena semangatnya berjuang untuk sukses.

Baru saja buka beberapa situs berita, mencari berita menarik. Ternyata nemu artikel serupa, tentang pemuda sukses yang keluar dari sekolah menengah, bahkan memang diijinin oleh ibunya, di situs BBC. Wah, luar biasa. Pemuda tersebut adalah pendiri penyedia blog Tumblr yang dibeli Yahoo senilai US$1,1 miliar, David Karp. Ia tidak memiliki ijazah sekolah menengah atas namun menjadi miliarder sebelum menginjak 30 tahun.

Dia memutuskan keluar dari sekolahnya karena menilai bahwa pendidikan sains komputer di sekolahnya tidak begitu bagus. Pada usia 16 tahun, ia sudah membuat situs sendiri dan mengikuti kursus tambahan matematika serta magang di perusahaan animasi.

Dari kisah David Karp, kita jadi tahu, yang membuat sukses itu bukan sekolah  bukan kampus, juga bukan kenekatan keluar dari sekolah atau kampus (DO), melainkan belajar yang tekun.

Jadi, David Karp sukses bukan melulu karena DO, tapi karena usahanya. Sebenarnya dia bukan DO, tapi memilih cara belajar yang menurutnya lebih baik, yakni tidak di sekolah. Jadi menurut saya, kurang tepat jika dikatakan DO.

Tempat belajar tidak harus sekolah. Tetapi, di negeri kita, Indonesia, "Lebih baik tidak berilmu dari pada tidak berijasah."

Siapa yang salah?

Bukankah salah satu agama yang mayoritas di negeri ini mengajarkan bahwa orang berilmu diangkat derajatnya beberapa derajat melebihi yang lain?

*gambar dari celebritynetworth.com

Guru TIK Kemana? Ini Soal Generasi atau Apa?


Di dunia pendidikan, sebentar lagi memasuki tahun ajaran baru. Para generasi akan naik level, yang memenuhi syarat. Ada yang berubah, kabarnya. Sudah agak lama munculnya kabar pemberlakuan kurikulum baru. Yang lebih panas, kabar dihapusnya beberapa mata pelajaran, yang sangat menonjol dan sering dibahas adalah mata pelajaran Bahasa Inggris untuk SD dan TIK untuk SMP dan SMA.

Kalau ada yang dihapus, berarti gurunya juga harus dihapus dari daftar. Atau buku panduannya juga dibakar aja. Apa perusahaan LKS yang biasanya menjual ke sekolah-sekolah tidak ikut dirugikan ya? Belum saya dengar kabarnya.

Tetapi tidak, guru TIK tetap bisa berperan. Mereka bisa dimasukkan dalam Pusat Teknologi Pendidikan yang ada di sekolah untuk membantu guru dalam mempersiapkan materi ajar. Jadi mereka membantu guru-guru untuk membuat media pembelajaran berbasis teknologi. Wah, bagus. Berarti mata kuliah media pembelajran di FKIP perlu dikurangi, agar tidak merebut peluang kerja guru dan calon guru TIK. hehe... Ini mikir generasi apa mikir uang sih?

Gimana kalau bisnis aja?

Hidup memang perlu makan. Saya rasa, lebih baik guru TIK buat lembaga sendiri, bisa berupa lembaga
kursus pembuatan media, atau menyediakan media pembelajaran. Tidak harus ikut-ikutan rebutan kursi di lembaga pendidikan.

Di dekat daerah saya ada yang sampek rebutan murid. Saking banyaknya yang ingin jadi guru dan punya sekolah, satu desa sampek lebih dari 1 sekolah. Akhirnya rebutan beli siswa. Biasanya murid itu bayar untuk daftar, karena sudah jadi rebutan, malah dibayar. Ini mikir generasi atau mikir apa?

Kalau guru bahasa Inggris, asal mereka memang benar-benar berilmu, bukan hanya berijasah, banyak sekali peluangnya. Bahasa asing ini selalu dibutuhkan. Cuma masalahnya, kebanyakan sekolah menjadi tempat yang aman bagu mereka yang berijasah tapi tidak berilmu. Belajar bersama siswa. Tidak masalah, dari pada hidup nyusain orang lain.

Solusi Kulit Kering dan Kusam


Kulit anda terlihat kering, kusam, terlihat mati?

Sinar matahari, polusi dan debu sering menjadi penyebab kulit wajah kering dan kusam. Hal ini akan mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan dini. Orang dulu mengatasinya dengan cara sembarangan, diolesi minyak atau embun di pagi hari.

Wanita sekarang sudah jauh berbeda dengan wanita dahulu, sudah jauh lebih smart dalam merawat tubuh, terutama kulit. Wanita jaman sekarang lebih memilih mengenali apa sebabnya dan tidak sembarangan mencari solusi.

Kita mengenal istilah hidrasi dan dehidrasi. Hidrasi merupakan proses penambahan air pada suatu mineral sehingga membentuk mineral baru. Lawan dari hidrasi adalah dehidrasi, dimana mineral kehilangan air.

Bagaimana jika kuit anda mengalami dehidrasi?

Hidrasi Kulit merupakan bagian penting dari perawatan kulit total. Tanpa kelembaban, kulit menjadi kering, yang merupakan permulaan munculnya banyak masalah kulit lainnya
.

Dari itu, jaga kulit agar terhidrasi dengan gizi yang cukup. Hindari banyak kopi, teh, alkohol, dan junk food untuk meminimalkan hilangnya air dari tubuh. Selain itu, minum cukup air setiap hari. Serta olahh raga yang teratur.

Berikut produk kosmetika alami kwalitas internasional dari swedia yang akan membantu hidrasi kulit anda:


Aqua-Rhythm akan meningkatkan mekanisme hidrasi alami kulit dan menjaga keremajaan kulit. Krim ini juga menjaga kelembapan kulit sepanjang hari dan melindungi dari polusi dan debu. Ekstrak Lingonberry yang memiliki bahan anti oksidan untuk membantu melindungi kulit dari radikal bebas sepanjang hari. 50ml.

Daftar bahan-bahan:
Aqua, Glycerin, Cyclopentasiloxane, Isohexadecane, Betaine, Trehalose, Aluminum Starch Octenylsuccinate, Butylene Glycol, Triethylhexanoin, Cyclohexasiloxane, Glyceryl Stearate, Peg-100 Stearate, Butyrospermum Parkii Butter, Cetearyl Alcohol, Hydrogenated Polydecene, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/ Vp Copolymer, Stearic Acid, Phenoxyethanol, Imidazolidinyl Urea, Caprylyl Glycol, Parfum, Methylparaben, Propylparaben, Xanthan Gum, Ethylparaben, Vaccinium Vitis-Idaea Leaf Extract, Furcellaria Lumbricalis Extract, Butylparaben, Isobutylparaben


Produk-produk kami tidak dipasarkan di toko-toko umum. Hampir di 66 negara, kami memasarkan produk kami secara eksklusif. Anda hanya bisa membeli produk kami lewat konsultan kami, atau ikut bergabung menjadi konsultan kami dan dapatkan diskon hingga 50%. Perusahaan kami sudah terdaftar di APLI. Jadi tidak perlu khawatir.

Hub Konsultan di 081578729803 (Sunardi)

Semangat Sang Pejuang


A: Saya ingin menjadi pejuang. Hidup untuk orang lain. Itu mulia.
B: Kamu hebat, ya.
A: Demi masa.
B: Bawa uang berapa? Boleh pinjam?
A: Itulah ciri-ciri orang malas..!!
B: Maksud lho?!
A: Sedekah itu lebih baik dari pada meminta.
B: Aku kan tidak minta, cuma mau pnjam.
A: Memang...!! Tapi, hobimu, setiap saat hanya minta bantuan. Sukanya minta tolong. Nggak pernah nawarin pertolongan.
B: Katanya kamu hidup untuk orang lain. Kalau semua orang kamu motivasi untuk menjadi sepertimu, lalu siapa yang mau kamu tolong.
A: (Menatap, keningnya berkerut)
B: Kan sama aja bohong. Aku juga bisa bilang, "Aku akan menjadi orang yang selalu meminjamkan uang pada semua orang," tapi setiap ketemu orang, saya motivasi untuk begitu. Kan sama saja dengan bohongan.

Debat Guru Idealis dan Guru Realis

Matahari sudah agak tinggi, lebihh dari tongkat tingginya. Bumi sudah panas. Embun sudah tinggal sedikit. Daun sudah tampak sekali hijaunya, mengkilau. Penduduk desa sudah pada berangkat ke sawah, anak-anak juga sudah berada di sekolah.

Di salah satu ruang kantor sekolah ada dua guru sedang asyik mengobrol, berikut cuplikannya:



A: Saya tidak habis pikir, bagaimana jadinya dunia ini ke depan.
B: Sudah ada Tuhan yang mengurusi, Pak. (Sambil baca koran)
A: Tapi kan, kita sudah diangkat menjadi wakil-Nya untuk mengurusi dunia ini?!
B: Untuk memanfaatkannya juga, Pak.
A: Itu bukan yang utama. Kita mesti bertanggung jawab. Coba lihat generasi kita. Buuuaaaanyak sekali yang       tidak bermoral. Itu adalah cerminan bahwa kita, sebagai orang tua, terutama sebagai guru, gagal mengemban amanah Tuhan untuk mendidik mereka generasi kita.
B: (Tersenyum dalam hati) Aku sukses. Ni, perutku buncit (Berkata dalam hati)

A: Seharusnya, dan semestinya, kita sebagai guru fokus memikirkan generasi. Kalau perlu kita abdikan hidup kita 24 jam untuk memikirkan mereka. Keadaan, kondisi moral generasi sudah ssssaaaangat mengkhawatirkan. Ini sudah genting. Tidak bisa ngurusi dengan main-main.
B: Emang lho udah bisa buat anak bini lho tersenyum? (Berkata dalam hati)
A: Kalau saya jadi kepala sekolah, saya akan buat program dan aturan agar semua yang berada di dunia sekolah bekerja profesional dan tidak main-main.
B: Jadi menteri lebih baik, Pak. Gajinya juga lebih mahal.
A: Tidak digaji pun, saya akan terus berjuang mendidik generasi. Ini tanggung jawab kita yang tua. Perjuangan harus diusung. Dunia adalah tanggung jawab kita.
B: Dari mana lho bayar utang, kalau kerja nggak digaji. (Berkata dalam hati)
A: Saya melihat banyak ketidaksesuaian dalam pendidikan kita, khususnya di sekolah ini...!!
B: Apa saja, Pak?
A: Ya, banyak. Kurikulumnya. Bahan ajar. Metode mengajarnya. Perlakuan terhadap murid juga. (Tangannya melayang-layang mengilustrasikan). Kita tidak bisa sembarangan mengukur kemampuan siswa. Kita harus profesional. Program sekolah harus sesuai dengan konsep pendidikan kita, pendidikan nasional, pendidikan negara republik Indonesia.
B: Memang siapa yang membuat konsep pendidikan, Pak?
A: Ya, pemerintah. Pemerintah kita. Apa-apa yang sudah diatur oleh negara, jangan dilanggar agar pendidikan berjalan sebagaimana mestinya, dan sukses.
B: Benar juga, Pak. Tapi, negara itu siapa, Pak? Manusia, kan?
A: (Diam sejenak) Ya, mereka. Merek yang sudah profesional di bidang pendidikan. Mereka yang harus kita patuhi.
B: Ow... Terus, yang dikatakan sukses, bagaimana, Pak?
A: Ya sukses. Belajarnya berhasil. Nilai semua mata pelajaran selalu tinggi. Tidak ada yang tidak naik kelas. Tidak ada yang tidak lulus.
B: Tetangga saya tekun, pintar. Nilainya selalu tinggi waktu sekolah dulu. Tapi sekarang, ia sering pinjam uang ke tetangga yang lain. Dia ngajar di sekolah swasta. Katanya tidak perlu melamar, diminta lembaganya, tapi gajinya hanya 100 ribu sebulan.
A: Hidup memang perlu perjuangan! Itu bagus, berjuang.
B: Kalau begini, bagaimana, Pak? Saya punya banyak strategi.
A: Strategi apa?
B: Saya berencana merancang kebohongan-kebohongan agar saya bisa menjadi orang terhebat dan paling berkuasa, sehingga saya menjadi orang terkuat dan bisa mengatur negara, termasuk pendidikan. Kalau sudah begitu, saya tidak perlu protes sana-sini, tinggal bilang, "Kalian semua harus begini." Saya yakin mereka akan nurut. Dan, saya hidup kaya, tidak dimusuhi orang, dan hidup enak.
A: (Marah) Itu cara munafik...!!
B: (Tertawa) Gambarannya begini. Anda seorang diri naik motor di jalan raya lajur kiri. Anda benar. Tiba-tiba ada 3 bus dari arah berlawanan di lajur kanan, sejalur dengan anda. Anda mau mempertahankan kebenaran anda, atau mau keluar dari jalan? Keluar jalan, berarti menyerah.
A: Apa hubungannya?!
B: Pernah dengar aktifis mati terbunuh? (Sedikit berbisik)
A: (Pergi)

Binatang Yang Bisa Cari Uang


Ada dua orang Indonesia asal desa terpencil bertemu dan berbincang. Mereka adalah Tamanu dan Samanu.

Tamanu: Aku ingin melihara sapi yang banyak. Baaaanyaaaaaaaak sekali.
Samanu: Mimpi?
Tamanu: Aku kan sudah punya dua ekor, jantan dan betina. Nanti kan beranak, dan tambah banyak.
Samanu: Sampean umur berapa sekarang?
Tamanu: Tiga puluh.
Samanu: Berapa bulan masa hamil sapi? Tiap melahirkan, berapa ekor?
Tamanu: Sama kayak manusia, sembilan bulan. Biasanya satu ekor.
Samanu: Coba hitung, kapan akan jadi seratus?
Tamanu: (Menghitung)
Samanu: Mending melihara binatang yang bisa cari uang.


"Tidak Harus Begitu...!!!" Kata Yang Muda

Masa remaja atau masa muda adalah masa yang penuh semangat. Ungkapan bahasa Inggris menyebutnya dengan "Salad days" hijau seperti slada. Di Indonesia dikenal dengan ungkapan "Sweat seventeen", masa-masa manis. Agak berbeda sense kedua ungkapan tersebut. Ungkapan berbahasa Inggris lebih menekankan pada sesuatu yang berkembang, yang tumbuh. Sedangkan ungkapan yang digunakan di Indonesia yang menggunakan bahasa Inggris tersebut cenderung romantis, identik dengan dunia percintaan. Lebihh produktif mana?

Masa muda memang penuh semangat, tetapi kurang luas pandangannya, pikirannya juga mungkin dangkal, tak terlalu banyak berpikir, resiko bisa jadi dianggap tidak ada. Begitulah remaja.

Tidak enak bila selalu diam. Dia ingin selalu bergerak, bertindak, berbuat dan berbuat. Dia selalu ingin mencipta sesuatu yang baru. Otaknya selalu bekerja, kaya mimpi.


Tetapi, mereka para remaja muda harus menghadapi kenyataan kehidupan. Mereka harus rela meninggalkan kemampuan dan keinginannya. Yang ia inginkan belum tentu memang mereka butuhkan. Begitu katanya, mungkin. Yang tua sudah membuat konsep buat mereka, katanya untuk membantu pertumbuhan mereka. Ada yang berkata begini, "Hei, anak muda, jangan seenaknya. Kau baru datang di dunia ini. Kau tahu apa?! Aku sudah banyak tahu, aku tahu banyak. Kalau begini, hasilnya begini. Kalau begitu, hasinya begitu. Kalau nggak begitu, ya begini. Begini dan begitu."

Para remaja itu mendengar, tapi tak paham. Bayak ide di benaknya. Mereka sudah tidak tahan ingin meyalurkan idenya, untuk dunia, dunia mereka, bukan dunia yang tua. Sementara yang tua terus sok jadi Tuhan.

Akhirnya, para muda yang kaya mimpi itu berselisih sesamanya. Ada yang terpengaruh yang tua dan meletakkan mimpnnya, meyimpannya sementara, bahkan ada yang membuangnya jauh-jauh dan menerima sepenuhnya ide mereka yang tua. Ide yang tua sudah terbukti di jamannya, di dunia mereka. Namun ada beberapa remaja muda yang tetap bertahan. Menurutnya, ide mereka yang tua hanya berlaku di jamannya, bukan di jaman sekarang. Yang muda harus menciptakan yang baru. Yang dulu buat bahan pelajaran saja, jangan dipakai, pikirnya.

Bagaimana dengan remaja yang di sekolah?

Kalian mau menciptakan apa?

Perusahaan Iklan Yang Membayar Blogmu

Anda mencari lowongan kerja/loker?
Anda mencari peluang usaha?
Malu menjadi pengangguran?

Sebenarnya tidak mungkin ada pengangguran di dunia ini. Tetapi yang ada hanyalah orang-orang yang enggan bekerja. Tidak perlu melihat papan pengumuman lowongan. Dengan menulis di blog pun anda bisa menghasilkan uang.

Bisa anda lakukan di HP atau di warnet.

Pernah dengar nama AdsenseCamp?

AdsenseCamp adalah PPC lokal yang bisa kita jadikan alternatif untuk mendapatkan penghasilan dari internet. PPC ini dikelola oleh tenaga profesional yang handal. Keamanannya juga cukup terjamin. Cara pendaftarannya juga cukup mudah dan nggak ribet seperti program pay per click pada umumnya. Bahkan blog yang hanya mempunyai satu postingan juga bisa bergabung di program ini.

Ayo manfaatkan blog yang kita kelola sebagai sumber uang?

Salah satu cara mudah dan gratis dengan memasang "Program PPC". Kita akan dibayar ketika ada pengunjung yang ngeklik iklan lewat website kita. Seorang blogger pemula sekalipun juga bisa mendaftarkan situsnya, sekalipun masih minim konten.

Berikut cara mendaftar di AdsenseCamp:
1. Klik banner di bawah ini
Adsense Indonesia
2. Klik "CREATE PUBLISHER ACCOUNT" pada web owner
3. Isi form pendaftaran dengan benar
4. Lakukan konfirmasi pendaftaran pada email yang dikirimkan AdsenseCamp pada email Anda.
5. Sign in dan masuk melalui "Existing Member Blogger"
6. Tambahkan website Anda, tekan submit dan tunggu konfirmasi (manage channel)
7. Pada menu publisher, klik bagian "Pasang Script Iklan" (pilih ukuran yang diinginkan) kemudian tekan "Pilih Tampilan Iklan ini".
8. Salinlah "Kode Html Script Iklan" yang diberikan untuk ditempelkan pada situs sobat
9. Tempelkan pada situs sobat dengan cara:
Tambah widget atau add widget
Pilih HTML/JAVASCRIPT
Pastekan atau tempelkan kode yang diberikan oleh AdsenseCamp
10. Langkah terakhir adalah segera bergabung sebelum blog kamu terbengkalai

Tawuran Pelajar, Orang Tua dan Guru Dimana?

Dengar berita di radio Suara Surabaya tadi sore. Tiba-tiba ada berita tawuran antara SMK islam milik Nahdliyin, SMK katolik di Blitar,dan SMK Negeri I. Wah, ada nama islam dan katolik yang dibawa. Tetapi ternyata ada seorang alumni menulis di blognya bahwa siswa SMK Katolik mayoritas beragama islam. Menurut dia, ini bukan soal agama. Kejadiannya pada hari Sabtu kemarin, sehabis ujian di kawasan Taman Kota Kebonrojo.

Selama saya sekolah di STM, hanya sekali hendak terjadi tawuran, tapi gagal karena sekolah lawan ternyata sudah pulang.

Bagaimanapun, mereka hanyalah remaja yang sedang berkembang, yang masih labil jiwanya. Mereka belum hidup mandiri, masih hidup di bawah asuhan orang tua dan pendidik (guru). Bila kita melihat ke depan, nyaman tidaknya dunia ini nanti tergantung pada generasi kita. Jika mereka menjadi orang-orang baik yang selalu berperilaku baik dan menentramkan, dunia ini akan tampak indah dan terasa nyaman didiami. Tetapi jika sebaliknya, bisa dibayangkan sendiri.


Menurut saya, pada hakikatnya, semua manusia memikirkan dirinya sendiri. Seorang ulamak berdakwah sampai meninggalkan urusan pribadinya, karena ia tahu dengan begitu ia akan mendapatkan surga. Ia berbuat untuk dirinya. Seorang ibu menangisi kebergian anaknya, atau selalu menggensong anaknya, karena jiwa keibuannya membutuhkannya, membutuhkan aktivitas demikian. Ia berbuat untuk memenuhi kebutuhannya. Begitu juga guru. Guru gemar mengajar, karena ia suka memberi tahu orang lain, atau suka pamer ilmu, atau suka membantu orang lain. Ia juga berbuat untuk dirinya, memenuhi keinginan hatinya.

Saya masih berstatus mahasiswa FKIP, sudah semester akhir. Saya tahu, meskipun tidak seratus persen, seperti apa guru dan calon guru. Tidak perlu saya gambarkan detail. Tetapi jika ada siswa tawuran, hati saya mengatakan, "Wajar saja." ya, wajar. Sudah kurang lebih delapan bulan saya berstatus sebagai guru. Banyak berinteraksi dengan guru dan orang-orang yang berkesibukan di dinas pendidikan. Saya semakin banyak tahu. Dan, ketika ada pelajar yang berperilaku buruk, hati saya mengatakan, "Wajar saja." Ya, itu wajar.

Berburu Loker, Intip Gaji PNS

Waktu mau kuliah, orang tua sangat mendukung. Bahkan hampur semua orang tua di desa, mungkin dimana-mana juga begitu, menginginkan anak-anaknya menjadi PNS. Bahkan teman saya yang kuliah di pertanian pun, cita-citanya menjadi PNS.

Pekerjaan PNS cukup menggiurkan bagi kebanyakan orang tua di desa. Mereka mengimpikan anaknya menjadi PNS. Alasannya, menjadi petani/pengusaha tidak terjamin. Keluar modal, pasti. Tetapi hasil, belum tentu. Begitu menurut mereka. Rugi, selalu menghantui. Sementara PNS, terjamin hidupnya.

Membaca di detik com, berikut daftar gaji PNS tahun 2013:

Golongan Ia :
Masa Kerja Golongan/MKG 0 (terendah) Rp 1.323.000
Masa Kerja Golongan/MKG 26 (tertinggi) Rp 1.979.900

Golongan Ib
Masa Kerja Golongan/MKG 3 (terendah) Rp 1.444.800
Masa Kerja Golongan/MKG 27 (tertinggi) Rp 2.096.100


Golongan Ic
Masa Kerja Golongan/MKG 3 (terendah) Rp 1.505.900
Masa Kerja Golongan/MKG 27 (tertinggi) Rp 2.184.800

Golongan Id
Masa Kerja Golongan/MKG 3 (terendah) Rp 1.569.600
Masa Kerja Golongan/MKG 27 (tertinggi) Rp 2.277.200

Golongan IIa
Masa Kerja Golongan/MKG 0 (terendah) Rp 1.714.100
Masa Kerja Golongan/MKG 33 (tertinggi) Rp 2.859.500

Golongan IIb
Masa Kerja Golongan/MKG 3 (terendah) Rp 1.871.900
Masa Kerja Golongan/MKG 33 (tertinggi) Rp 2.980.500

Golongan IIc
Masa Kerja Golongan/MKG 3 (terendah) Rp 1.951.100
Masa Kerja Golongan/MKG 33 (tertinggi) Rp 3.106.000

Golongan IId
Masa Kerja Golongan/MKG 3 (terendah) Rp 2.033.600
Masa Kerja Golongan/MKG 33 (tertinggi) Rp 3.238.000

Golongan IIIa
Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 3.590.900

Golongan IIIb
Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 3.742.800

Golongan IIIc
Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 3.901.100

Golongan IVd
Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 4.066.100

Golongan IVa
Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 4.238.000

Golongan IVb
Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 4.417.400

Golongan IVc
Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 4.604.200

Golongan IVd
Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Ro 4.799.000

Golongan IVe
Masa Kerja Golongan/MKG 32 (tertinggi) Rp 5.002.000

Cukup lumayan. Tidak perlu cari pelanggan. Tidak perlu mikir pesaing. Tidak perlu mikir permintaan pasar. Tidak perlu mikir kwalitas produk. Tinggal nurut apa yang diperintahkan saja. Disuruh ke timur, ya ke timur, ke barat, ya ke barat. Bahkan bisa nyambi lirik kanan dan kiri.

Lima juta setiap bulan, lumayan, dari pada jadi petani ngurus sawah dan ternak, malah kena penyakit, iaya produksi mahal, harga jual rendah.

Kalau dikalkulasi dengan jumlah biaya kuliah yang dikeluarkan, tidak lama balik modal. Apa lagi ijasahnya beli, berarti biaya bersihnya mungkin hanya 10 juta. Beda dengan yang kuliah beneran, sering dimintai urunan atau beli buku, biaya kotornya lebih banyak.

Bagi rekan-rekan yang sedang menganggur, ini bisa dimanfaatkan untuk merubahh status pengangguran. Bahkan ada tetangga yang tidak segan mengeluarkan biaya 25 juta. Entah biaya apa?

Anak Usia 14 Tahun saja Bisa Jadi Pengusaha

"Saya menyadari bahwa keinginan saya adalah memperoleh kebebasan, menghasilkan uang dan peraturan sendiri. Kamu tidak bisa melakukan itu, semua hanya dengan menaiki jenjang perusahaan...kata Ayah saya," ujar Asya.

Asya Gonzalez baru berusia 14 tahun namun sudah  memiliki usaha bernama Stinky Feet Gurlz. Usahanya bergerak di bidang penjualan kaos serta aneka macam aksesoris hasil rancangannya sendiri. Minat gadis remaja asal Southern California, Amerika Serikat, ini terhadap kewirausahaan begitu besar.

Dia mendirikan Stinky Feet Gurlz karena sedari kecil memang suka menggambar. Hobi jadi bisnis ni ceritanya. "Di setiap kesempatan, aku selalu menggambar dan mendesain sesuatu. Lalu suatu ketika aku melihat gambar unik di jurnal milik ibu. Aku suka sekali gambar itu. Menurutku sangat lucu dan menarik. Aku pun kemudian menirunya dan memperlihatkan gambar tersebut kepada ibu," ungkapnya.
Asya lahir dari orangtua yang memang memiliki darah entrepreneur. Langkah itu pun ingin diikuti perempuan berusia 14 tahun ini.


Pada usia 13 tahun, Gonzalez meluncurkan Stinky Feet Gurlz, sebuah perusahaan yang mendesain, memasarkan, dan menjual t-shirt era 1940-an dan perlengkapannya. Asya menargetkan pendapatan perusahaan tahun depan bisa menembus US$20 ribu.

Anak Kecil Jadi Pengusaha, Yang Tua Jadi Kuli

Pernahkah melihat saudara-saudara kita yang usianya sudah kepala 3, 4, atau kepala 5, dan sedang kebingungan mencari lowongan kerja, menawarkan tanda bukti lulus ke sana-sini?

Pernahkah melihat para sarjana mondar-mandir mencari kerja, namun kahirnya jadi kuli? Pernahkah melihat orang berijasah berebut uang negara?

Bantulah mereka. Negara bisa maju bila memiliki banyak penduduk yang hidup mandiri, tidak menggantungkan hidup pada negara. Mereka adalah para pengusaha, mereka menciptakan lapagan kerja. Mereka tidak rebutan kursi. Mereka mampu memberi, bukan meminta.

Wahai generasi, coba baca kisah berikut:

Namanya adalah Farrhad Acidwalla, baru berusia 17 tahun. Masih sangat muda ya...

Dengan bermodal US$10 dari orangtuanya, ia telah masuk dalam peringkat entrepreneur pada usia 13 tahun ketika memutuskan membangun komunitas online yang khusus menyasar aviasi dan aero-modeling. Beberapa bulan kemudian, dia memutuskan menjual komunitasnya tersebut kepada seorang penggemar senilai US$1.200.


Empat tahun kemudian, Acidwalla menempatkan US$400 pada Rockstah Media sebuah agen yang fokus pada bisnis branding, pemasaran, dan pengembangan web di Maharashtra, India.

"Di masa depan, kami berencana mendiversifikasi usaha dan memperluas skala bisnis dengan memproduksi program hiburan berbahasa Hindi," kata Acidwalla. seraya mengungkapkan dirinya mempertahankan 42 pegawainya dengan menawarkan keuntungan kepemilikan saham.

Semua bisa lebih dari dia. Tidak perlu punya banyak uang dulu. Modal utama adalah semangat. Banyak bisnis yang bisa dijalankan tanpa modal uang.

Karir Sebagai Konsultan

Konsultan (istilah alternatif: pakar runding) adalah seorang tenaga profesional yang menyediakan jasa kepenasihatan (consultancy service) dalam bidang keahlian tertentu, misalnya akuntansi, pajak, pendidikan, lingkungan, biologi, hukum, kesehatan, dan lain-lain.

baca juga: Cerita Maling yang Mendadak Jadi Kyai

Perbedaan seorang konsultan dengan ahli biasa adalah sang konsultan bukanlah pegawai perusahaan sang penggunalayan (client), melainkan seseorang yang menjalankan usahanya sendiri atau bekerja di sebuah perusahaan kepenasihatan, serta berurusan dengan berbagai penggunalayan dalam satu waktu.

Bagi anda yang tertarik untuk menekuni dunia konsultan, bisa memulai dari level pemula, yakni analis, lalu meningkat menjadi associate, konsultan, konsultan senior, dan partner. Atau langsung menjadi konsultan, jika mumpuni.

Tugas utama seorang konsultan adalah merekomendasikan solusi. Konsultan "mendiagnosa"  dan mempresentasikan berbagai ide dari hasil analisa di hadapan klien. Seorang konsultan harus tekun dengan dunia keilmuan (supaya advis-nya kredibel dan tidak asbun), namun juga tetap punya pijakan yang kuat dengan dunia praktek (biar ilmunya membumi dan praktikal). Tak pelak, kombinasi dua dunia tersebut memberikan ruang yang optimal bagi para konsultan manajemen untuk terus tumbuh – baik secara intelektual ataupun profesional.

Seorang konsultan seharusnya memiliki kecakapan analytical thinking skills yang ditopang dengan bekal ilmu pengetahuan yang mendalam (dalam bidangnya). Tidak jarang muncul beragam masalah/isu/pertanyaan yang tidak terduga muncul ditengah proses konsultasi. Tanpa bekal kecakapan untuk membentangkan analisa yang jernih, logis dan aplicable, seorang konsultan manajemen mungkin tak akan bisa menawarkan solusi yang optimal. Perlu kesungguhan untuk terus belajar menimba ilmu dari beragam sumber (misal dengan membaca buku-buku yang relevan).

Public speaking skills juga perlu dimiliki oleh seorang konsultan. Dalam proses konsultasi, acapkali seorang konsultan harus memberikan workshop atau mempresentasikan hasil pekerjaannya di depan klien. Tanpa ketrampilan public speaking yang bagus (maksudnya sistematis, mudah dipahami, enak didengar, tanpa melupakan sense of humor), tentu saja tidak akan bisa menyampaikan pesan dengan baik.

Pekerjaan yang mungkin agak menantang bagi seorang konsultan adalah menjadi konsultan muda yang berhadapan dengan para petinggi perusahaan dengan pengalaman belasan hingga puluhan tahun. Bagaimana meyakinkan mereka atas analisa dan ide yang konsultan berikan. Ini menjadi tantangan terbesarnya. Bagaimana mereka menerima saran yang diberikan konsultan dengan pengalaman kerja 5-7 tujuh tahun, jauh dibawah mereka.

Menyatukan berbagai pendapat saat konsultan memberikan saran, dengan fokus untuk mencapai tujuan bersama, dan menjadi jembatan para ahli sungguh merupakan tugas menantang yang membutuhkan keterampilan komunikasi tinggi.

Untuk meyakinkan klien, konsultan juga perlu melengkapi diri dengan berbagai data, perspektif, sehingga dapat menawarkan solusi terbaik yang memenuhi kebutuhan klien. Karenanya, konsultan harus terus menambah wawasannya.

Pekerjaan yang mungkin agak menantang bagi seorang konsultan adalah ketika harus membuat ‘timesheet’ di akhir minggu, pekerjaan yang sangat membutuhkan konsentrasi penuh, mengingat-ingat apa yang telah dikerjakan selama satu minggu belakangan. Buat sebagian orang banyak yang terlebih dahulu dicatat di agenda apa yang telah mereka kerjakan dan berapa waktu yang dihabiskan. Ingat, “No timesheet, no money”.

Menjadi kepuasan tersendiri jika saran yang diberikan konsultan diterima dan dijalankan dengan baik, serta hasil yang diperoleh memuaskan. Selain itu, menjadi konsultan berkesempatan untuk banyak belajar berbagai karakter orang, lebih mudah memahami orang lain, tahu bagaimana memposisikan diri dan lebih berempati. Dengan menjadi konsultan kemampuan kita akan tersebar melalui klient kita, ini salah satu teknik promosi paling efektif serta efisien.

Ada yang mengatakan, untuk menjadi seorang konsultan, setidaknya menempuh pendidika master atau S2. Ada juga yang mengatakan, setidaknya punya pengalaman kerja yang cukup: 7 hingga 10 tahun lebih.

Namun, anda bisa menjadi konsultan tanpa ijasah, tanpa pedidikan tinggi, bahkan pelajar SMA pun bisa. 

Bagaimana caranya?

Bergabunglah bersama perusahaan kosmetika kelas dunia dari Swedia, Oriflame.
Hub 081578729803

Berikut sekilas gambaran menjadi konsultan oriflame


Dikarenakan fleksibilitas menjadi Consultant, Oriflame sesuai dengan berbagai jenis gaya hidup. Tanpa mengesampingkan, apakah Anda ingin mendapatkan penghasilan lebih, menjadikannya karir penuh atau menikmati kemerdekaan dalam keuangan, Oriflame cocok untuk Anda ! Apakah Anda karyawan penuh atau paruh waktu, karyawan sendiri, bekerja dari rumah, pelajar, pensiunan atau orang tua dengan anak. Anda bisa menentukan jam kerja Anda dan Anda bos untuk Anda sendiri!

Anda mengontrol jumlah penghasilan Anda setiap bulan – berapa penghasilan Anda merupakan pilihan. Semua tergantung seberapa banyak usaha yang Anda berikan. Sementara Anda menikmati produk tata rias eksklusif kami, pada saat yang bersamaan Anda akan bertemu orang-orang baru dan  dan mendapatkan teman-teman baru. Anda akan mendapatkan kesempatan untuk berjalan-jalan keluar negri, berpartisipasi dalam acara-acara berkelas tinggi dan dikenal serta mendapatkan penghargaan untuk pencapaian dan hasil Anda.

Anda juga akan mempunyai kesempatan untuk berkembang secara pribadi atau professional melalui pelatihan dan acara-acara – yang kebanyakan adalah gratis! Anda akan belajar mengenai kecantikan dan trend mode secara berkelanjutan serta tidak ada resiko keuangan.

Sebagai Consultant baru, Anda akan memiliki consultant berpengalaman sebagai pelatih Anda, membimbing dan membantu Anda. Pelatih Anda akan memperkenalkan Anda kepada Oriflame dan membantu Anda untuk memahami semua informasi yang dibutuhkan sejak awal.

Siapa yang bisa menjadi Consultant Oriflame?
Semua orang!
Apakah Anda ingin menabung untuk keperluan sendiri dan keperluan keluarga, dapatkan penghasilan ekstra atau buat karier dan bisnis sendiri, Anda bisa bergabung di Oriflame.
Anda yang menentukan sejauh mana Anda ingin sukses - kami akan selalu mendukung setiap langkah Anda.

Kisah Sukses Seorang Consultant

Cynthia Venika
“Saya bahagia karena saya bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang, dan menjadi yang terbaik di usia muda merupakan sebuah lembaran emas dalam buku hidup saya”

Di usia 26 tahun, Cynthia Venika adalah Consultant Oriflame termuda di dunia yang meraih peringkat Diamond Director. Prestasi demi prestasi dilampauinya dengan gemilang, antara lain; menjadi orang Indonesia pertama yang meraih peringkat Executive Director, apalagi di akhir tahun 2006 beliau berhasil pula menjadi orang pertama di Asia yang meraih peringkat Senior Executive Director.

Awalnya ketertarikan Cynthia pada Oriflame hanya sebatas kepada produk dan katalog yang ditawarkan teman kantor kakaknya. Kala itu, Cynthia yang langsung tertarik dengan produk-produk Oriflame yang menarik, apalagi harganya juga terjangkau sehingga bagi Cynthia yang waktu itu masih kuliah semester 5 tentu saja bisa membantunya untuk
berhemat.
“Salah satu alasan saya 
mencintai bisnis Oriflame 
adalah keakraban 
diantara anggota Oriflame”

Suatu saat, Cynthia berkunjung ke kantor Oriflame dan melihat antusiasme yang terpancar dari wajah orang-orang yang saat itu tengah menyaksikan presentasi bisnis Oriflame. Ia pun kemudian tersadar betapa banyaknya penghasilan yang bisa didapatnya dengan merekrut, serta bonus dan insentif lainnya. Ditambah lagi setelah Cynthia menyaksikan kesuksesan dari para upline-nya seperti Ibu Nanny dan Ibu Een. ”Sosok ibu rumah tangga yang sukses membina rumah tangga dan karir dan selalu bertamasya keliling dunia yang merupakan impian saya dari kecil membuat saya yakin bahwa Oriflame adalah masa depanku,” ujar Cynthia.

Walaupun sempat menjalani bisnis Oriflame paruh waktu, akhirnya Cynthia memutuskan fulltime. Setelah tiga tahun memfokuskan diri pada bisnis Oriflame, Cynthia berhasil menghimpun 1,000 Downline, yang tersebar di seluruh Nusantara. “Saya amat menyukai penghargaan-penghargaan juga rekognisi yang diberikan, dan kebersamaan di Oriflame merupakan bonus tersendiri,” ungkap Cynthia. Obsesinya saat ini adalah untuk mencapai peringkat tertinggi dan mempunyai 100 Diamond Director dalam grupnya.

Keinginan Cynthia untuk membahagiakan ibunda-nya merupakan motivasi terkuat dalam dirinya untuk mencapai sukses. “Saya bersyukur, Oriflame membantu saya dalam memenuhi impian saya untuk membahagiakan Mama sebelum beliau meninggal, dan saya selalu ingat akan pesan Mama – untuk selalu melakukan yang terbaik dalam hidup saya, ” kenangnya.

“Saya selalu menceritakan kisah-kisah sukses tentang bagaimana Oriflame telah mengubah hidup banyak orang – khususnya saya,” tegasnya. Cynthia juga mengatakan kepada mereka bahwa ia akan mendukung mereka dengan sepenuh hati. Namun, ia juga menegaskan bahwa hal terpenting dalam bisnis ini adalah CFC – Commitment (komitmen), Focus (fokus) dan Consistency (konsistensi). Itulah yang membuatnya berhasil memiliki tim terbaik.

Tentang Bisnis Kosmetika Oriflame, Kwalitas Internasional, Harga Nasional

Bagi teman-teman yang sedang mencari kerja, cari pindahan kerja karena merasa tidak nyaman di tempat kerja, mencari peluang bisnis, atau sedang menganggur, atau masih pelajar. Ayo bergabung menjadi salah satu konsultant produk kelas internasional, harga nasional, dari Swedia.

Anak SMA pun bisa jadi manager di sini, dan menjadi kaya sebelum berijasah.

Tahu Oriflame kan? 

Berapa banyak waktu yang harus saya luangkan?
Anda yang memutuskan sendiri kapan dan seberapa banyak Anda ingin bekerja. Apakah Anda ingin mendedikasikan diri penuh atau ingin membuat beberapa uang tambahan selama waktu luang Anda, terserah Anda.

Apakah persyaratannya untuk menjadi Consultant Oriflame?
Setiap orang dipersilakan untuk bergabung sebagai Consultant Oriflame. Orang-orang dari latar belakang yang berbeda-beda telah sukses bersama kami. Kami menyediakan kesempatan langka untuk
memulai bisnis Anda sendiri, di mana investasi hanya diperlukan adalah komitmen dan gairah Anda.

Bagaimana caranya untuk memulai?
Sebagai Consultant baru, Anda akan memiliki Consultant yang lebih berpengalaman sebagai pelatih, pembimbing dan membantu Anda. Pelatih Anda akan memperkenalkan Anda kepada Oriflame dan membantu Anda dengan semua informasi yang dibutuhkan sejak awal.

Anda juga akan menerima starter kit yang berisi semua yang Anda butuhkan untuk memulai.

Berapa banyak waktu yang harus saya luangkan?
Anda memutuskan sendiri kapan dan seberapa banyak Anda ingin bekerja. Apakah Anda ingin mendedikasikan diri penuh atau ingin menghasilkan uang tambahan selama waktu luang Anda, terserah Anda. Tidak ada jam buka sehingga Anda bisa menginvestasikan waktu dengan cara yang cocok untuk Anda.

Bagaimana agar saya bisa bergabung?
Anda dapat bergabung dengan Oriflame baik dengan menghubungi Consultant yang sudah Anda kenal atau dengan menghubungi kantor Oriflame lokal.

Bagaimana saya bisa tahu Oriflame bukan skema piramida (penipuan)?
Skema Piramida berusaha untuk menghasilkan uang dari Anda (dan cepat). Perusahaan Multilevel Marketing berusaha untuk menghasilkan uang ketika Anda membangun bisnis Anda (dan mereka) menjual produk konsumen. Sebelum Anda mendaftar dengan sebuah perusahaan, selidiki dengan hati-hati. 

Cara yang baik untuk memulai adalah dengan bertanya pada diri sendiri tiga pertanyaan: 

Apakah Anda memiliki resiko kerugian keuangan dengan terlibat dengan perusahaan ini? 
Jika jawaban untuk pertanyaan ini adalah ya, kami mengatakan "hati-hati" Perusahaan ini mungkin sah tetapi kebanyakan perusahaan penjualan langsung tidak memerlukan investasi yang besar atau resiko kerugian keuangan.. 

Apakah uang yang Anda akan dapatkan terutama berasal dari penjualan produk atau pelayanan kepada konsumen dari produk-produk atau pelayanan tersebut? 
Jika jawaban untuk pertanyaan ini tidak, dan uang yang diperoleh berasal dari beberapa sumber lain (misalnya merekrut atau biaya pencarian orang, beban persediaan, penjualan kit penjualan dan alat bantu penjualan), maka Anda memiliki skema piramida ilegal dan kami menyarankan orang untuk pergi. Sesederhana itu. 

Harap dicatat bahwa definisi kami untuk penjualan adalah penjualan untuk konsumsi pribadi atau keluarga sebagai penjualan kepada konsumen utama. Tidak ada yang tidak etis atau ilegal untuk kompensasi berdasarkan konsumsi pribadi atau keluarga, asalkan jumlah yang dibeli tersebut untuk konsumsi pribadi dan keluarga adalah wajar dan produk yang cukup terjangkau. 

Apakah Anda membeli produk perusahaan jika Anda bukan anggota dari organisasi penjualan? 
Jika jawabannya tidak, Anda tidak akan membelinya, maka mengapa Anda ingin menjual untuk sebuah perusahaan yang produknya tidak layak untuk dimiliki dan digunakan baik untuk Anda sendiri atau keluarga atau teman '.

Apa sajakah yang termasuk dalam starter kit ?
Starter kit termasuk bahan presentasi tentang perusahaan dan produk serta panduan, katalog dan sampel produk yang akan membantu Anda ketika Anda mulai sebagai seorang Consultant.

Sejarah Singkat Oriflame, Perusahaan Kosmetik Internasional



ORIFLAME didirikan di Swedia oleh dua orang bersaudara Jonas dan Robert af Jochnick dan rekan mereka, Bengt Hellsten pada tahun 1967. Berawal dari sebuah ruang kantor sederhana di pusat kota Stockholm.


Mengetahui bahwa wanita Swedia terkenal akan kecantikan alaminya, mereka berpikir : "Bagaimana jika kita mengemasnya dalam botol?" Maka mereka mulai memformulasikan produk perawatan kulit berbahan dasar alami dari Skandinavia, seperti cloudberry, birch mark, dan lainnya. Mereka mengembangkan formulasi yang aman dan efektif serta dengan wewangian yang lembut.

Mereka ingin menciptakan perusahaan kosmetika yang menawarkan jenis kosmetika yang berbeda, salah satunya yang berbahan dasar alami. Dua bersaudara tersebut bermimpi ingin memberi banyak orang kesempatan untuk memperoleh manfaat dari perawatan kulit yang baik dan kosmetika berkualitas tinggi. Mereka terinspirasi oleh keindahan alam Swedia.

Seri perawatan kulit Oriflame Swedish Care diluncurkan dalam waktu singkat. Saat ini, telah digunakan oleh jutaan orang di seluruh dunia. Sejak awal, Oriflame merupakan pelopor "tidak diujicobakan pada hewan", jauh sebelum industri lain melakukan hal ini.

Terobosan luar biasa yang dilakukan oleh dua bersaudara af Jochnick adalah memindahkan mata rantai bisnis Oriflame ke rumah konsumen. Segera saja, Oriflame memiliki konsultan penjualan di seluruh negeri, dan masing-masing dan setiap satu dari mereka memiliki hati dan ambisi dari seorang pengusaha. Mereka ingin menjadi bagian dari bisnis baru yang revolusioner dan mendapatkan uang dari perawatan kulit alami.

Produk itu didistribusikan ke rumah mereka, dan sejak hari pertama mereka memiliki jaringan pelanggan potensial di teman-teman, kolega, dan tetangga, dan saat itu juga bisnis Oriflame mulai berkembang.

Perluasan wilayah penjualan merupakan konsekwensi alami dari kesuksesan Oriflame di Swedia. Hanya dalam waktu dua tahun, perusahaan berkembang ke Finlandia, Denmark dan Norwegia, dan pada pertengahan tahun 80-an, Oriflame telah digunakan oleh wanita di negara-negara yang sangat jauh seperti Indonesia.

Untuk memenuhi permintaan, pabrik Oriflame yang pertama didirikan di Dublin, Irlandia pada tahun 1978. Ini membuat perusahaan makin dapat fokus pada perkembangan formulasi perawatan kulit, dan kosmetika yang terbukti efektif dan aman, berbahan dasar alami.

Pembukaan cabang di negara Eropa Timur pada tahun 1990 memberikan peluang besar bagi Oriflame untuk menguasai pasar dengan kualitas produknya, harga yang terjangkau serta sistem penjualannya yang unik. Pabrik kedua di Warsawa pun didirikan pada tahun 1995 untuk memenuhi permintaan yang meningkat secara drastis.

Tahun 90-an telah menunjukkan perkembangan spektakuler dalam sejarah perusahaan - total penjualan naik hingga 500%, menjadikan Oriflame sebagai perusahaan dengan sistem penjualan langsung yang paling cepat berkembang di dunia. Tahun 1997 Oriflame Eastern Europe S.A. dan Oriflame International S.A. melebur menjadi satu untuk menggabungkan sumber daya masing-masing untuk menghadapi tantangan investasi di tahun-tahun mendatang.

Bisnis oriflame telah berkembang dengan sukses di seluruh dunia. Sekarang, perusahaan telah beroperasi di 5 benua dan lebih dari 60 negara - dari Peru hingga Vietnam, dari Russia hingga Morocco. Expansi yang agresif dimulai pada awal tahun 90-an membuat perusahaan berkembang delapan kali lipat hanya dalam sepuluh tahun.


Fakta Singkat
• Penjualan tahunan 1.5 Miliar Euro
• Sekitar 3.600.000 Consultant
• 7900 karyawan
• Sekitar 1000 jenis produk
• Co-founder World Childhood Foundation.
• Global R & D Center dengan lebih dari 100 ilmuwan
• 5 unit produksi sendiri di Swedia, Polandia, Cina, Rusia dan India
• Terdaftar di Nasdaq OMX Bursa sejak Maret 2004
• Produk berdasarkan bahan-bahan alami, tidak pernah diuji pada hewan
• Operasi di lebih dari 60 negara yang mana 13 diantaranya adalah franchise

Anggota APLI
Oriflame Indonesia
Oriflame beroperasi di Indonesia sejak tahun 1986 dan berkantor pusat di Jl. Bulungan No. 16, Jakarta. Pada saat itu Oriflame merupakan pelopor MLM di Indonesia.


Oriflame menawarkan peluang bisnis terkemuka untuk orang-orang yang ingin mulai membuat uang sejak hari pertama dan bekerja untuk memenuhi impian dan ambisi pribadi mereka melalui konsep bisnis yang unik - Make Money Today and Fulfil Your Dreams Tomorrow™.

Menghormati orang dan alam mendasari prinsip operasional perusahaan dan tercermin dalam kebijakan sosial dan lingkungan. Oriflame mendukung berbagai badan amal di seluruh dunia dan merupakan Co-founder World Childhood Foundation. Oriflame Cosmetics terdaftar di Nasdaq OMX Nordic Exchange. 


Bagaimana caranya bergabung

  1. Anda bisa bergabung bersama Oriflame dengan menghubungi Consultant yang sudah Anda kenal atau menghubungi kantor cabang Oriflame di kota Anda. Setelah Anda selesai mengisi formulir pendaftaran consultant, Anda akan menerima kartu anggota Anda dan sebuah starter kit.
  2. Untuk membantu Anda memulai, Anda akan menerima sebuah Starter Kit dengan peralatan dasar yang akan Anda perlukan. Starter kit termasuk bahan-bahan presentasi mengenai perusahaan kami dan produk-produk serta petunjuk-petunjuk, katalog dan contoh produk yang akan membantu Anda saat mulai menjadi Consultant.
  3. Ini adalah kesempatan memperoleh penghasilan yang adil - semakin banyak waktu dan energi yang Anda berikan – semakin banyak yang akan Anda peroleh kembali.
hub 081578729803





Gliserin Untuk Kecantika Kulit


Gliserin merupakan emolien alami yang memberikan efek dingin pada kulit. Gliserin berfungsi sebagai penarik oksigen ke dalam kulit yang dapat menciptakan kelembaban, mempercepat proses penyembuhan, mengurangi memar dan membentuk jaringan dan sel baru. Gliserin juga membantu melembabkan kulit.

Caranya penggunaannya, campurkan masing-masing satu takaran gliserin dan madu. Campurlah dengan dua takaran air atau susu.  Tambahkan oatmeal untuk mendapatkan tekstur tebal dan oleskan pada wajah.  Diamkan selama 20 menit, lalu bilas. 

*Oatmeal merupakan oat groats yaitu oat meal, corn meal dan pease meal yang dihaluskan. Berbentuk bubuk dengan serpihan kasar. Aromanya gurih wangi seperti susu atau gandum. Ada yang disebut quick oat karena sudah dipotong serpihannya dan dikukus sehingga cepat matang jika dimasak. Ada juga yang instant oat yaitu yang bisa langsung dimakan. Jenis ini biasanya sudah ditambahkan gula dan perasa buah-buahan. 

Oatmeal



Mengorbankan Generasi

Daunnya sudah kering, menguning. Bukan hanya layu. Warga tak diam. Mereka bermusyawarah, membahasa masalah pohonnya. Ada yang usul agar minta bantuan ahli tanaman. Ada yang usul memupuknya dengan produk terbaik sedunia. Ada yang usul memupuknya dengan pupuk kandang.

Akhirnya, disepakati memupuknya dengan pupuk organik, dengan daun-daunan.  Mereka berbodong-bondong mencabuti ribuan bahkan jutaan bibit yang berserakan di bawah lima pohon yang menguning tersebut.

Powered by Blogger.

Blog Archive

 Mari Berdoa Agar Tambah Sukses

اللهم اكفني بحلالك عن حرامك وأغنني بفضلك عمن سواك

(Allahummak fini bihalalika ‘an haramika, waghnini bifadhlika ‘amman siwaka).

Artinya, “Ya Allah, berilah aku kecukupan dengan rezeki yang halal, sehingga aku tidak memerlukan yang haram, dan berilah aku kekayaan dengan karuniamu, sehingga aku tidak memerlukan bantuan orang lain, selain diri-Mu.”

HOT